Teknologi Pertanian

Teknologi Pertanian

 

Universitas Hasanuddin

Departement of Agriculture Technology

The Department of Agricultural Technology was established on 1st February 1983. The name changed into Department of Food Science & Technology based on the Decree of Higher Education SK DIKTI No. 1789/D/T/2009 on 5 October 2009. This department consists of two study programs (bachelor degree) and three master programs. The two bachelor programs namely Agricultural Engineering Study Program (AESP) and Food Science and Technology Study Program (FSTSP). Detail information about this two study programs is provided in the following links  

Agricultural Engineering Master Program

Agroindustry Master Program

Food Science and Technology Master Program

Rapat Senat Fakultas Pertanian Unhas

Kamis, 9 April Fakultas Pertanian mengadakan Rapat Senat di Ruang rapat lantai 1 Gedung Teaching Industry Universitas Hasanuddin. Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Rektor Unhas Prof. Dr Dwia Ariestina Pulubuhu, Wakil Rektor I Unhas Prof. Dr. Ir. Junaedi Muhidong, M.Sc, Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Sumbangan Baja, M.Phil, serta guru-guru besar Fakultas pertanian tersebut berlangsung tepat pada pukul 09.00 Wita.



Dalam rapat yang dipimpin oleh Pror. Dr. Yunus Musa, ini terbagi atas empat materi pembahasan. Yang pertama adalah pengesahan kurikulum 2015/2019 untuk 9 Program Studi, yang diantaranya adalah Program Studi Agroteknoloogi (S1) dan (S2), Agribisnis (S1), Ilmu & Teknologi Pangan (S1) dan (S2), Keteknikan Pertanian (S1) dan (S2), Teknik Agroindustri (S1), Serta Program Studi Ilmu Hama dan Penyakit (S2). Materi kedua yakni Laporan Kegiatan dan Kinerja Fakultas pertanian, yang di bawakan langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Sumbangan Baja, M.Phil. Setelah itu disambung arahan Rektor mengenai Pembangunan Fakultas Pertanian. Dan yang terakhir yaitu diskusi bersama.



Menurut Dekan Faperta Rapat Senat tersebut bertujuan untuk melaporkan dan mengevaluasi segala hal yang telah terlaksana dalam setahun terakhir, tergantung dari apa yang ingin disampaikan. Selain itu, menurut beliau yang terpenting dalam rapat tersebut adalah pengesahan kurikulum 2015-2019 untuk 9 Program Studi (Prodi) yang telah disahkan di tingkat Fakultas sebelum disahkan kembali di senat Universitas. “harapan saya semoga kurikulum ini nantinya bisa disetujui di Senat serta kurikulum dan perangkat yang dibutuhkan bisa diterapkan”. Ujar Prof. Sumbangan Baja saat ditemui di ruangannya.



Dwia selaku Rektor mengaku sengaja menyempatkan diri mengikuti rapat tersebut setibanya dari Jakarta. Menurut beliau Fakultas Pertanian bukan hanya fakultas terbaik di Unhas tetapi juga merupakan fakultas unggulan di Unhas. Hal tersebut diucapkannya berkali-kali dalam diskusi bersama peserta Rapat Senat Fakultas Pertanian. “Besar harapan saya semoga Fakultas Pertanian seperti yang dikatakan dalam rapat tadi selain mampu memperbaiki kesalahan-kesalahan, juga bisa mencetak pakar-pakar ahli lebih banyak lagi dari sebelumnya”. Tutur Rektor Unhas Dwia A.P  sebelum kembali ke Jakarta melanjutkan urusannya siang itu. ben