Teknologi Pertanian

Teknologi Pertanian

 

Universitas Hasanuddin

Departement of Agriculture Technology

The Department of Agricultural Technology was established on 1st February 1983. The name changed into Department of Food Science & Technology based on the Decree of Higher Education SK DIKTI No. 1789/D/T/2009 on 5 October 2009. This department consists of two study programs (bachelor degree) and three master programs. The two bachelor programs namely Agricultural Engineering Study Program (AESP) and Food Science and Technology Study Program (FSTSP). Detail information about this two study programs is provided in the following links  

Agricultural Engineering Master Program

Agroindustry Master Program

Food Science and Technology Master Program

Peresmiaan Surau Firdaus

Musallah Surau Firdaus Fakultas Pertanian siang ini menjadi gedung pertama yang diresmikan pasca kebakaran di fakultas pertanian. Kegiatan yang berlangsung selepas shalat jumat tersebut dihadiri oleh dosen-dosen, mahasiswa fakultas pertanian, serta penggagas bangunan tersebut yaitu Prof. Dr. Ir. Ahmad Munir, M.Eng. Gedung yang kemarin sempat mengalami kebakaran pada tanggal 4 oktober 2014 lalu, menghanguskan setengah dari bangunan fakultas Pertanian termasuk Surau Firdaus dan membuat proses pembelajaran lumpuh selama seminggu.



Prof. Dr. Ir. Sumbangan Baja, M.Phil selaku dekan dalam sambutannya menerangkan bahwa perencanaan tahap rehabilitasi gedung tersebut telah disusun sejak bulan November tahun lalu. Akan tetapi tertunda karena satu dan lain hal yang juga cukup penting.
Ia sempat bingung dengan nama Surau Firdaus yang tidak mencantumkan nama masjid atau musallah didepannya. Akan tetapi setelah beliau mencari arti kata surau yang dalam bahasa melayu yaitu sarana untuk berbagi ilmu dan umat islam dalam melakukan ibadah. Serta firdaus yang merupakan surga yang memiliki tingkatan tertinggi, akhirnya beliau paham dan menyetujui nama tersebut. “Insya Allah gedung ini akan dibangun lagi dalam waktu dekat, dan saya berharap kita kembali  dapat melaksanakan fungsi gedung ini diakhir tahun nanti”. Ucap beliau sebelum meresmikan surau firdaus kala itu.



Rahmansyah Dermawan selaku dosen dan juga merangkap sebagai Ketua Pengurus Surau Firdaus ini mengaku sangat senang, akhirnya gedung tersebut bisa difungsikan kembali dan menjadi tempat dan wadah untuk menuntut ilmu. Walau pun kemarin sempat terbakar, kata beliau sekarang kita bisa bersyukur karena proses pembangunannya sudah terlaksana dan menjadi bangunan pertama yang didirikan.
“Kedepannya harapan saya yaitu jadikan surau ini sebagai wadah untuk bersatu, menuangkan semua ide-ide kreatif untuk pengembangan umat, agar tidak ada lagi kelompok dan golongan-golongan. Tandasnya siang itu, Jumat (24/4).