Teknologi Pertanian

Teknologi Pertanian

 

Universitas Hasanuddin

Departement of Agriculture Technology

The Department of Agricultural Technology was established on 1st February 1983. The name changed into Department of Food Science & Technology based on the Decree of Higher Education SK DIKTI No. 1789/D/T/2009 on 5 October 2009. This department consists of two study programs (bachelor degree) and three master programs. The two bachelor programs namely Agricultural Engineering Study Program (AESP) and Food Science and Technology Study Program (FSTSP). Detail information about this two study programs is provided in the following links  

Agricultural Engineering Master Program

Agroindustry Master Program

Food Science and Technology Master Program

Temu Kangen Kementan



Kamis 28 Mei, Ex-Farm terlihat ramai dengan spanduk selamat datang yang ditujukan kepada Menteri Pertanian. Acara yang berlangsung sejak pukul 16.00 tersebut dihadiri langsung oleh pejabat-pejabat Universitas Hasanuddin, diantaranya adalah Wakil Rektor II Unhas Prof. Dr. Muhammad Ali, MA serta  Rektor Unhas Prof. Dwia Ariestina Pulubuhu yang juga menyempatkan diri menyambut kedatangan Menteri pertanian Dr. Ir. Amran Sulaiman. Serta Dosen-dosen dan mahasiswa dari berbagai Universitas yang sempat mengikuti salah satu kegiatan di Fakultas Pertanian juga turut memeriahkan acara tersebut. Tak ketinggalan para duta pangan nasional yang telah terpilih menyambut hangat kedatangan Alumni Fakultas pertanian Unhas itu.



Sebelum membawakan sambutan, Prof Dwia rektor Unhas dan Bapak Menteri Pertanian berkeliling sejenak untuk melihat-lihat komoditi jagung dan cabe yang sedang menjadi penelitian para dosen di lokasi tersebut. Menurut beliau tanaman jagung tersebut  sudah bagus, namun beberapa perlu di rawat agar buahnya besar dan tidak kering. “ kita akan menjadikan lahan penelitian ini sebagai lahan percontohan bagi yang lainnya, dan kami juga membuka tangan bagi pak menteri untuk membuka lahan tersebut kedepannya,” tutur Dwia sore itu.



Setelah dibukanya acara penyerahan juara lomba naional essai competition yang merupakan rangkaian acara penyambutan tersebut kementan lalu dipersilahkan untuk menyerahkan hadiah bagi para pemenang. Yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari rektor Unhas dan wejangan dari Amran Sulaiman selaku Kementan.



Diawal sambutannya beliau menuturkan bahwa dirinya hanya berencana untuk datang bertemu dengan teman-teman seangkatannya sewaktu masih kuliah di Unhas dulu. Selanjutnya Amran mengemukakan kondisi pertanian yang tengah terjadi di Indonesia saat ini. “ Yang mampu memperbaiki pertanian Republik Indonesia adalah kemauan dari dalam diri kita, orang pintar di Indonesia banyak, akan tetapi kemauanlah yang utama,” tandas beliau. ben