Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Program <i>Greengrow Hydroponic </i>Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Rumah Tangga Di Pulau Saugi Kabupaten Pangkep
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstrak
Pulau Saugi Desa Mattiro Baji merupakan pulau kecil yang sebagian besar masyarakatnya adalah nelayan. Keterbatasan lahan produktif, dominasi tanah berpasir, serta rendahnya pengetahuan mengenai budidaya tanaman menyebabkan kebutuhan sayuran sangat bergantung pasokan dari wilayah daratan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui penerapan teknologi Greengrow Hydroponic sebagai alternatif budidaya sayuran skala rumah tangga. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Community Development yang meliputi identifikasi masalah, persiapan, sosialisasi, pelatihan, praktik, pendampingan, dan evaluasi partisipatif melalui observasi serta wawancara. Kegiatan diikuti oleh 25 peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga, nelayan, pemuda, dan tokoh masyarakat Pulau Saugi. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat selama seluruh rangkaian program. Peserta mampu memahami dan mempraktikkan penyusunan media tanam, penanaman bibit, serta pemeliharaan tanaman. Program juga meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan sebagai media budidaya serta mendorong penggunaan bahan lokal yang mudah diperoleh. Penerapan Greengrow Hydroponic berpotensi meningkatkan ketersediaan sayuran segar, mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar pulau, dan memperkuat ketahanan pangan rumah tangga di wilayah pesisir. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis partisipatif efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat untuk mengembangkan budidaya sayuran secara mandiri dan berkelanjutan.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.