Sosialisasi dan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram Melalui Media Tanam Jerami Padi di Desa Manikrejo
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Desa Manikrejo, sebagai desa agraris, memiliki potensi limbah jerami padi yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal dan seringkali hanya dibakar. Kondisi ini, ditambah dengan keterbatasan alternatif sumber pendapatan bagi masyarakat, menjadi dasar pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMD Universitas Jember. Tujuan dari program ini adalah untuk memberdayakan masyarakat melalui sosialisasi dan pelatihan budidaya jamur tiram dengan memanfaatkan limbah jerami padi sebagai media tanam utama. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, di mana masyarakat terlibat langsung dalam setiap tahapan praktis bersama mitra ahli "Jamur Sejati". Hasil dari kegiatan ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat dan berhasil mengubah paradigma mereka dalam memandang limbah menjadi sumber daya produktif. Dampak paling signifikan dari program ini adalah terciptanya pemberdayaan ekonomi berkelanjutan, yang dibuktikan dengan munculnya seorang wirausahawan jamur baru dari kalangan warga yang menjadikan usaha ini sebagai sumber pendapatan serius. Program ini berhasil memberikan solusi konkret terhadap isu lingkungan dengan menyediakan alternatif selain pembakaran jerami. Dengan demikian, inisiatif ini dapat disimpulkan sebagai model pemberdayaan masyarakat yang efektif, di mana sinergi antara akademisi dan warga berhasil menciptakan peluang ekonomi sekaligus menjawab tantangan lingkungan.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.