PENERAPAN SIRKULAR EKONOMI BAGI SISWA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN HAND SANITIZER DARI ECO-ENZYME
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstrak
Dekade ini berkembang konsep pemanfaatan produk secara maksimal hingga tidak ada sumber daya yang tersisa yang dikenal dengan konsep ekonomi sirkular. Berdasarkan konsep tersebut, sampah organik seyogyanya dapat kembali diolah menjadi produk yang bermanfaat, salah satunya menjadi eco-enzym. Eco-enzyme merupakan produk fermentasi yang dapat diaplikasikan manfaatnya mulai dari pertanian hingga kesehatan. Berdasarkan manfaat yang didapat tersebut, seharusnya penerapan konsep ekonomi sirkular ini melalui pengolahan sampah organik menjadi eco-enzym perlu disebarluaskan dan diajakan. Pelatihan yang ditujukan kepada generasi muda dapat memberikan efek jangka panjang bagi penerapan ekonomi sirkular ini. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk memberikan pemahaman tentang konsep ekonomi sirkular melalui pemanfaatan eco-enzym dari sampah organik menjadi hand sanitizer. Objek kegiatan pengabdian ini adalah siswa-siswi kelas X dan XI SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. Kegiatan pengabdian mengkombinasikan metode ceramah dan instruksi kerja. Evaluasi keberhasilan kegiatan pengabdian didasarkan atas 5 indikator, yaitu topik pelatihan, kompetensi narasumber, teknik penyampaian materi, durasi pelatihan, dan alat/fasilitas peraga. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuisioner setelah pelatihan. Berdasarkan hasil evaluasi didapatkan bahwa 4 dari 5 indikator evaluasi menunjukkan nilai yang memuaskan. Indikator durasi pelatihan perlu dievaluasi untuk kegiatan pelatihan selanjutnya. Kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan pemahaman kepada peserta tentang bagaimana memanfaatkan eco-enzyme menjadi hand sanitizer. Untuk selanjutnya, perlu dilaksanakan kegiatan pengabdian tentang pemanfaatan eco-enzym untuk produk hygiene lainnya.