PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT PEMERAS SANTAN DAN MESIN PENGUPAS SABUK KELAPA PADA BUMDES SUMBER BERKAT DESA MARINSOW
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstrak
Keputusan Presiden Republik Indonesia, Likupang menjadi salah satu destinasi wisata prioritas. Hal ini tentunya menjadi berkah tersendiri untuk masyarakat Sulawesi Utara khususnya Likupang. Salah satu industry yang ada di Desa Marinsow adalah memproduksi minyak kelapa klentik (minyak kampung). Minyak kelapa klentik (minyak kampung) merupakan salah satu produk turunan dari buah kelapa. Minyak ini memilik rasa dan aroma yang khas pada daging ikan yang akan diba. Produk ini juga merupakan salah satu komoditi ekspor dari Sulut. Dalam proses pembuatan minyak kelapa klentik, ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Tahapan tersebut meliputi, pengupasan kelapa, pembelahan kelapa, pemarutan daging kelapa, pembuatan santan, pengadukan, fermentasi, pemisahan, dan pemasakan. Bersdasarkan hasil wawancara tim dengan mitra, terdapat beberapa permasalahan yang dikemukakan. Permasalahan tersebut meliputi, 1) peralatan yang digunakan masih tradisional, 2) pengupasan kelapa yang masih manual dan banyak memakan waktu dan tenaga, 3) proses pemisahan minyak dan air pada santan masih berlangsung selama 12-15 jam, 4) belum ada manajemen usaha dan 5) produk belum terstandarisasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah survei, pabrikasi alat, pelatihan penggunaan mesin dan pelaporan. Dari hasil yang didapatkan peserta sangat antusias mengikuti pelatihan dibuktikan dengan kehadiran peserta. Hasil wawancara, peserta pelatihan mempu menjelaskan secara lisan terkait komponen-komponen penyusun alat secara 80%. Nilai presentasi tidak maksimal ini, dikarenakan ada 2 orang yang memiliki usia 56 dan 60 tahun. Keduanya tidak mampu mengingat dan malu-malu dalam menjelaskan. Untuk materi praktek, semua peserta dengan presentase 100% mampu melakukan pengolahan santan menggunakan mesin homogeneizer maupun mesin pengupas kelapa.