Study of Land Use as A Conservation Efforts in Calendu River Area of Bantaeng Regency

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Sudarmin Sudarmin
Ahmad Munir
Suhardi Suhardi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menanggulangi erosi di DAS Calendu (2) Mengurangi pengendapan sedimentasi  (3) Menunjang langkah konservasi lahan, memperlambat laju erosi dan mengurangi sedimentasi selama kegiatan konservasi lahan berjalan. Penelitian ini dilaksanakan di daerah tangkapan hujan DAS Calendu. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah survei lapangan  dengan mewawancarai petani sebagai responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan secara acak yang mewakili lokasi penelitian. Data dianalisis dengan menggunakan Fuzzy Multi Attribute Decision Making.  Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan perangkat Sistem Informasi Geografis (SIG) dan software ArcView. Software tersebut digunakan untuk keperluan digitasi dan analisis peta secara komputasi dan overlay peta untuk menetapkan unit lahan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani memiliki tingkat kesadaran dan kemampuan yang rendah dalam penerapan teknologi konservasi tanah. Konsep kebijakan yang ditemukan pada penelitian ini untuk meminimalkan laju erosi pada DAS adalah penerapan mulsa alami dan agroforestry. Rencana tindak yang dapat mendukung adalah peningkatan keahlian petani, menjamin adanya ketersediaan bahan untuk konservasi, peningkatan kemampuan teknologi, kesesuaian budaya.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Sudarmin, S., Munir, A., & Suhardi, S. (2019). Study of Land Use as A Conservation Efforts in Calendu River Area of Bantaeng Regency. Jurnal Agritechno, 138–146. https://doi.org/10.20956/at.v0i0.222

References

  1. Ahmad Munir and Muh. Nurdin Abdullah. Development of an interactive embeddable Geographic Information System (E-GIS) program for soil erosion prediction.XXIII. IAHS-Red Book, Pub. No. 279 pp. 171-179- 2004.International Association of Hydrological Sciences. UK.
  2. Eriatno, 1999. Ilmu Sistem.Meningkatkan Mutu dan Efektivitas Management. Jilid. I. IPB Press. Bogor Indonesia.
  3. Law, A.M dan Kelton, W.D (1992). Simulation Modeling and Analysis. McGraw-Hill Comp. USA.
  4. Ma’arif, M.S dan H. Tanjung, 2003. Teknik Teknik Kuantitatif untuk Manajemen. P.T. Gramedia Indonesia. Jakarta.
  5. Leyva and M.C. -Roa G (2001). Approaches to the Economic Analysis of Erosion and Soil Conservation: A Review. ASAE
  6. Journal. Soil Erosion Research for the 21 st Century, Proc. Eds. J.C. Ascough II and D.C. Flanagan. St. Joseph, MI: ASAE.701P0007. Pp. 202-205.
  7. Ahmad Munir, Muh Nurdin Abdullah and T. Marutani, 2000. Application of Geographic Information System (GIS) for assessment of land use risk on sediment yield. Journal of Agriculture. ed no. 4, 2000. Kyushu University-Japan.
  8. Juddah, A., 2006. Prediksi Laju Sedimentasi pada Waduk PLTA Bakaru Sub DAS Mamasa.. Jurusan Teknologi Pertanian. NHAS. Makassar
  9. Bergquist, J. M. (1992). German Americans. In J. D. Buenker & L. A. Ratner (Eds.), Multiculturalism in the Ahmad Munir and J. Astuti Development of WEB-Geospatial Simulation for River Basin Management in Indonesia. International Seminar on River and Development, Bali, 25-27 April 2007
  10. Ahmad Munir dan M. Nurdin Abdullah Development of WEB-GIS program for River Basin Management in Indonesia. Map Asia Conference. Kualalumpur Malaysia, 17-19 Agust 2008
  11. Ahmad Munir and Muh. Nurdin Abdullah. Development of an interactive embeddable Geographic Information System (E-GIS) program for soil erosion prediction.XXIII. IUGG-Seminar, Sapporo Japan. IAHS Red Book, No. 276-2003 UK.