Strategi Pemenuhan Komoditas Tanaman Pangan Melalui Pendekatan Model Dinamis Food Crop Commodity Fulfilment Strategies Through a Dynamic Modelling Approach<b></b> Bagian Articles
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstrak
Kabupaten Teluk Bintuni merupakan salah satu daerah rawan pangan di Indonesia. Pada tahun 2023, jumlah produksi tanaman pangan di Kabupaten Teluk Bintuni sangat rendah sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan di Kabupaten Teluk Bintuni. Penelitian ini bertujuan untuk penyusunan strategi pemenuhan kebutuhan pangan di Kabupaten Teluk Bintuni melalui pendekatan model dinamis menggunakan software Vensim 10.0.0 versi edukasi. Secara umum penelitian ini terdiri atas empat (empat) tahapan utama, yaitu; inventarisasi data, desain model dinamis, analisis data, dan penyusunan rekomendasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebutuhan pangan di Kabupaten Teluk Bintuni dapat dipenuhi melalui optimalisasi lahan yang telah disediakan oleh pemerintah untuk pengembangan tanaman pangan. Solusi lain yang dapat digunakan untuk mengatasi kebutuhan pangan di Kabupaten Teluk Bintuni adalah peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dari 2 kali menjadi 3 kali serta penggunaan varietas unggul yang memiliki produktivitas lebih tinggi.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Cara Mengutip
Referensi
- Annisa, L. H., Wardati, N. K., & Handayani, S. F. (2022). Model Sistem Dinamis Pengaruh Ketersediaan Lahan Terhadap Peningkatan Produksi Pangan Untuk Mendukung Ketahanan Pangan : a Systematic Literature Review. Journal of Agribusiness Science and Rural Development, 2(1), 29–36.
- Badan Ketahanan Pangan. (2019). Panduan Penyusunan Neraca Bahan Makanan (1st ed.). Kementerian Pertanian.
- Badan Pangan Nasional. (2023a). Direktori Konsumsi Pangan Kabupaten/ Kota Tahun 2023 (1 (ed.); 1st ed.). Badan Pangan Nasional.
- Badan Pangan Nasional. (2023b). Indeks Ketahanan Pangan Tahun 2023 (1st ed.). Badan Pangan Nasional.
- Badan Pusat Statistik. (2010). Pedoman Penghitungan Proyeksi Penduduk dan Angkatan Kerja. In R. Savitridina, I. Luswara, & T. Windiarto (Eds.), BPS-Jakarta (1st ed.). Badan Pusat Statistik.
- Badan Pusat Statistik. (2018). SKGB 2018 (1st ed.). PT Citra Mawana Patamaro.
- BPS Kabupaten Teluk Bintuni. (2018). Produksi Tanaman Pangan Menurut Distrik. https://telukbintunikab.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTE3IzI=/produksi-tanaman-pangan-menurut-distrik.html
- BPS Kabupaten Teluk Bintuni. (2024). Kabupaten Teluk Bintuni Dalam Angka (1st ed., Vol. 18). BPS Kabupaten Teluk Bintuni.
- BPS Provinsi Papua Barat. (2023a). Analisis Pola Pengeluaran Konsumsi Penduduk Provinsi Papua Barat (BPS Provinsi Papua Barat (ed.); 1st ed.). BPS Provinsi Papua Barat.
- BPS Provinsi Papua Barat. (2023b). Provinsi Papua Barat Dalam Angka 2023 (BPS Provinsi Papua Barat (ed.); 1st ed.). BPS Provinsi Papua Barat.
- Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Bintuni. (2023). Kajian Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan PANPERDA LP2B Kabupaten Teluk Bintuni.
- Faisol, A., Rahmawati, S. A., & Hutasoit, H. (2023a). Analisis dan Proyeksi Kebutuhan Beberapa Komoditas Tanaman Pangan menggunakan Pendekatan Sistem Dinamis untuk Memenuhi Kebutuhan Pangan Di Kabupaten Manokwari. Median, 15(3), 119–134.
- Faisol, A., Rahmawati, S. A., & Hutasoit, H. (2023b). Proyeksi Kebutuhan Lahan Sawah di Kabupaten Manokwari untuk Memenuhi Kebutuhan Konsumsi Beras Masyarakat Menggunakan Analisis Sistem Dinamis. Agritechnology, 6(2), 61–71.
- Kementerian Perencanaan Pembangunan/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2021). Peta Jalan SDGs Indonesia Menuju 2030 (1st ed.). Kementerian Perencanaan Pembangunan/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
- Sintiya, E. S. (2023). Analisis Ketersediaan Beras Menggunakan Sistem Dinamik Sebagai Pendukung Kebijakan Ketahanan Pangan. Tecnoscienza, 7(2), 268–282.
- Somantri, A. S., Luna, P., Arsanti, I. W., & Waryanto, B. (2020). Analisis Sistem Dinamik untuk Evaluasi Pencapaian Swasembada Beras Melalui Program Upaya Khusus. Informatika Pertanian, 29(2), 95–110.