
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Analisis Keseragaman Distribusi Air Pada Sistem Irigasi Tetes Menggunakan Emiter Tipe Inline Dengan Variasi Waktu Operasi
Budidaya tanaman dengan metode penyiraman konvensional masih kurang efisien dalam penggunaan air, waktu, dan tenaga, sehingga diperlukan evaluasi keseragaman distribusi air pada sistem irigasi tetes menggunakan emiter tipe inline dengan variasi waktu operasi untuk mendukung efisiensi irigasi, pertumbuhan tanaman yang seragam, dan produktivitas yang optimal. Tujuan penelitian mengevaluasi pengaruh variasi waktu operasi terhadap distribusi air yang dihasilkan dalam sistem irigasi tetes. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dan eksperimen yang dilaksanakan melalui perancangan, pembuatan, dan pengujian sistem irigasi tetes menggunakan emiter tipe inline dengan empat variasi waktu operasi (2, 4, 6, dan 8 menit) yang diulang sebanyak tiga kali. Data berupa volume air, debit emiter, keseragaman distribusi air (EUmin), dan koefisien variasi (CV) diperoleh melalui pengukuran langsung pada setiap emiter, kemudian dianalisis menggunakan persamaan matematis dan statistik untuk mengevaluasi kinerja sistem irigasi tetes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan waktu operasi sistem irigasi tetes meningkatkan volume air yang dialirkan secara konsisten, meskipun debit emiter cenderung menurun akibat berkurangnya tekanan selama proses pengaliran. Selain itu, sistem tetap mempertahankan tingkat keseragaman distribusi air yang sangat baik (EUmin 83–100%) dengan nilai koefisien variasi yang semakin menurun seiring bertambahnya waktu operasi, sehingga menunjukkan bahwa kinerja distribusi air menjadi lebih stabil dan seragam. Kesimpulan variasi waktu operasi memengaruhi karakteristik distribusi air pada sistem irigasi tetes, ditunjukkan oleh peningkatan volume air, nilai keseragaman distribusi yang sangat baik (EUmin 80–100%), serta penurunan koefisien variasi (CV) hingga 13,1%. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem irigasi tetes menggunakan emiter tipe inline mampu memberikan distribusi air yang stabil, seragam, dan efisien untuk mendukung penyiraman tanaman.
Most read articles by the same author(s)
- Husnul Mubarak, Muhammad Rizal, Iqbal Iqbal, Abdul Waris, Muhammad Tahir Sapsal, Imam Suelfikhar, Design of a Greenhouse Room Temperature and Humidity Control System Using a DHT 22 Sensor , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 15, Nomor 2, Oktober 2022