Article Information
Published 2026-10-31
Pages 1-8
Abstract Views 19
PDF Downloads 16
License Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Copyright (c) 2026 Muhammad Rizal, Miladiarsi, Rahmat
Keywords
Koefisien Variasi, Irigasi Tetes, Emiter, Variasi Waktu, Distribusi Air
Vol. 19 No. 2 (2026): Jurnal Agritechno

Analisis Keseragaman Distribusi Air Pada Sistem Irigasi Tetes Menggunakan Emiter Tipe Inline Dengan Variasi Waktu Operasi

Authors
M
Muhammad Rizal
Lambung Mangkurat University, Indonesia
M
Miladiarsi
Indonesia
R
Rahmat
Indonesia
Abstract

Budidaya tanaman dengan metode penyiraman konvensional masih kurang efisien dalam penggunaan air, waktu, dan tenaga, sehingga diperlukan evaluasi keseragaman distribusi air pada sistem irigasi tetes menggunakan emiter tipe inline dengan variasi waktu operasi untuk mendukung efisiensi irigasi, pertumbuhan tanaman yang seragam, dan produktivitas yang optimal. Tujuan penelitian mengevaluasi pengaruh variasi waktu operasi terhadap distribusi air yang dihasilkan dalam sistem irigasi tetes. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dan eksperimen yang dilaksanakan melalui perancangan, pembuatan, dan pengujian sistem irigasi tetes menggunakan emiter tipe inline dengan empat variasi waktu operasi (2, 4, 6, dan 8 menit) yang diulang sebanyak tiga kali. Data berupa volume air, debit emiter, keseragaman distribusi air (EUmin), dan koefisien variasi (CV) diperoleh melalui pengukuran langsung pada setiap emiter, kemudian dianalisis menggunakan persamaan matematis dan statistik untuk mengevaluasi kinerja sistem irigasi tetes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan waktu operasi sistem irigasi tetes meningkatkan volume air yang dialirkan secara konsisten, meskipun debit emiter cenderung menurun akibat berkurangnya tekanan selama proses pengaliran. Selain itu, sistem tetap mempertahankan tingkat keseragaman distribusi air yang sangat baik (EUmin 83–100%) dengan nilai koefisien variasi yang semakin menurun seiring bertambahnya waktu operasi, sehingga menunjukkan bahwa kinerja distribusi air menjadi lebih stabil dan seragam. Kesimpulan variasi waktu operasi memengaruhi karakteristik distribusi air pada sistem irigasi tetes, ditunjukkan oleh peningkatan volume air, nilai keseragaman distribusi yang sangat baik (EUmin 80–100%), serta penurunan koefisien variasi (CV) hingga 13,1%. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem irigasi tetes menggunakan emiter tipe inline mampu memberikan distribusi air yang stabil, seragam, dan efisien untuk mendukung penyiraman tanaman.


Download Statistics
How to Cite
Analisis Keseragaman Distribusi Air Pada Sistem Irigasi Tetes Menggunakan Emiter Tipe Inline Dengan Variasi Waktu Operasi. (2026). Jurnal Agritechno, 19(2), 1-8. https://doi.org/10.70124/at.v19i2.2396
References
A. N, K., et al. (2024). "Approximation of the Pressure-discharge Curve in Inline Drip Irrigation System." Journal of Scientific Research and Reports 30(8): 35-45.
Adhiguna, R. T. and A. Rejo (2018). Teknologi Irigasi Tetes dalam Mengoptimalkan Efisiensi Penggunaan Air di Lahan Pertanian. Seminar Nasional Hari Air Sedunia.
Anwar, A. F., et al. (2026). "Pengaruh Tata Letak Sistem Irigasi Tetes Terhadap Distribusi Air." Jurnal Karajata Engineering 6(1): 70-81.
Chen, F., et al. (2025). "Effects of deficit drip irrigation at different growth stages on citrus leaf physiology, fruit growth, yield, and water productivity in South China." Agricultural Water Management 307: 109206.
EKSUPA, A. F. (2025). "Optimalisasi Irigasi Tetes dalam Budidaya Tanaman Cabai." Circle Archive 1(7).
Haerul, M., et al. (2026). "Evaluasi Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Seledri (Apium graveolens L) pada Penggunaan Sistem Irigasi Tetes." Jurnal Ilmiah Respati 17(2): 150-160.
Liu, C., et al. (2026). "Optimal design and operating strategies of drip fertigation systems: Toward more uniform irrigation, enhanced fertilization efficiency, and higher crop yield." Agricultural Water Management 329: 110348.
Negara, I. D. G. J., et al. (2024). "Pengaruh Variasi Diameter Pipa Primer Terhadap Pola Resapan Air Irigasi tetes Bertingkat Pada Media Tanam Polybag." JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN 10(2): 178-186.
Negara, I. D. G. J., et al. (2024). "Pengaruh Variasi Emitter Pada Jaringan Irigasi Tetes Pipa PVC Bertingkat Terhadap Distribusi dan Keseragamanan Irigasi." Jurnal Ganec Swara Vol 18(1).
Negara, I. D. G. J., et al. (2025). "Pengaruh Head Terhadap Kecepatan Dan Debit Aliran Irigasi Tetes Bertingkat Berdasarkan Volume Aliran Tertampung." JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN 11(2): 216-226.
Rahman, K., et al. (2024). "Evaluasi Kinerja Sistem Irigasi Tetes Berbasis Gravitasi dengan Menggunakan Limbah Plastik." Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian 10(2): 175-184.
Sahu, R., et al. (2020). "Hydraulic performance of drip system of irrigation as influenced by different operating pressures." Journal of Soil and Water Conservation 17(2).
Sumardi, A., et al. (2025). "Pengaruh Durasi Tetesan Pada Budidaya Tomat Dengan Irigasi Tetes IN-LINE Drip." AGRONIMAL: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Peternakan 3(2): 57-66.
Tekin, S. and A. Yazar (2025). "Can molecular oscillation technology be used as an alternative to acid injection to prevent the clogging of emitters in drip irrigation systems?" Irrigation and Drainage 74(2): 586-599.
Tshitende, E. K., et al. (2026). "Integrated analysis of key parameters in the design of a gravity-fed subsurface drip irrigation system under low pressure for predominantly sandy soil." Agricultural Water Management 328: 110286.
Simonne, E.H., Dukes, M.D., & Zotarelli, L. (2010). Principles and Practices of Irrigation Management for Vegetables. Chapter 3. IFAS Extension. Florida.

Most read articles by the same author(s)