Dampak Pemompaan Air Tanah Terhadap Profil Resistivitas Lapisan Tanah Di Lahan Persawahan

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Trialita Aprilia
Mahmud Achmad
Ahmad Munir

Abstract

Air tanah adalah air yang berada di bawah permukaan tanah pada wilayah jenuh atau semua pori-pori dan ruang antar partikel tanah jenuh berisi air, yang terdapat pada bagian atas disebut water table dan bagian bawah disebut ground water. Konsep lain mengatakan, bahwa air tanah terdiri atas dua zona, yaitu zona tidak jenuh (unsaturated zone) dan zona jenuh (saturated zone) atau ground water. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan nilai resistivitas atau nilai tahanan jenis batuan lapisan bawah permukaan tanah sepanjang lintasan pengambilan data sebelum dan sesudah pemompaan dengan menggunakan geolistrik. Dalam metode penelitian terdapat beberapa tahap, dimana tahap pertama yaitu pengumpulan data dimana data yang dikumpul adalah data skunder, tahap kedua yaitu pengukuran resistivitas dimana pengukuran resistivitas ini menggunakan alat geolistrik multichanel, dan tahap ketiga yaitu pengolahan data dimana terdapat dua langkah yang pertama pengolahan data excel dan langkah kedua pengolahan data software res2dinv. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan nilai pada pengukuran 1 lintasan 1 sebelum dipompa nilainya dari 1,53 - 215 Ωm, lintasan 1 sesudah pompa 1,20 – 29,5 Ωm, kemudian pada lintasan 2 sebelum pompa nilainya 1,13 - 206 Ωm, lintasan 2 sesudah pompa 1,22 – 41,2 Ωm, pada pengukuran 2, lintasan 1 sebelum pompa nilainya 1,07 - 203 Ωm, lintasan 1 sesudah pompa nilainya 0,599 – 84,9 Ωm, kemudian pada lintasan 2 sebelum pompa 0,413 – 83,3 Ωm, pada lintasan 2 sesudah pompa nilainya 0,528 – 49,0 Ωm, pada pengukuran 3 lintasan 1 sebelum pompa nilainya 0,837 - 202 Ωm, lintasan 1 sesudah pompa nilainya 0,454 – 38,3 Ωm, kemudian pada lintasan 2 sebelum pompa nilainya 1,11 – 157 Ωm, pada lintasan 2 sesudah pompa nilainya 0,737 – 61,7 Ωm. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwah keberadaan clay berada direntang nilai resistivitas 1-100 Ωm, keberadaan material air tanah berada di rentang nilai resistivitas sangat rendah yaitu 0,5-300 Ωm, dan keberadaan material alluvial berada di rentang nilai resistivitas dari 10-800 Ωm.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Aprilia, T., Achmad, M., & Munir, A. (2018). Dampak Pemompaan Air Tanah Terhadap Profil Resistivitas Lapisan Tanah Di Lahan Persawahan. Jurnal Agritechno, 11(1), 11–25. https://doi.org/10.20956/at.v11i1.83

References

  1. Ayu, Ieke Wulan., Sugeng Prijono., Soemarno. 2013. Elevasi Ketersediaan Air Tanah Kering di Kecamatan Unter Wes Sumbawa Besar. Fakultas Pertanian. Universitas Samawa.
  2. Bernas, Sitti Masreah., Robianto, Hendro, Soesanto., Satria, Jayapriatna., Momon, Sodiq Imanuddin., Bahri. 2015. Penuntun Praktikum Fisika Tanah. Fakultas Pertanian. Universitas Sriwijaya.
  3. DeGroot, Headlin, C., Constable, S. 1990. Occam’s Inversion to Generate Smooth, Two-Dimensional Model From Magnetote Iluric Data. Geophysich, 55, 1613-1624.
  4. Djarwanti, Noegroho. 2008. Komparasi Koefisien Permeabilitas (k) pada Tanah Kohesif. Fakultas Teknik. Universitas Sebelas Maret.
  5. Edwards, L.S. 1977. A Modified Pseudosection For Resistivity amd Induced-Polarization. Geophysics, 42, 1020-1036.
  6. Ghozali, Agung Syufi. 2012., Suki Maryanto., fajar Rahmanto. 2014. Aplikasi Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wenner untuk Memetakan Pola Sebaran Permukaan Tanah di Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Universitas Jember: Malang.
  7. Griffiths D.H., Barker, R.D. 1993. Twodimensional resistivity imaging and modelling in areas of complex geology journal of applied geophyysics, 29, 211-226
  8. Halik, Gusfan., Jojok Widodo S. 2008. Pendugaan Poteni Air Tanah Dengan Metode Geolistrik Konfigurasi Sclumberger di Kampus Tegal Boto Universitas Jember. Universitas jember: Jember.
  9. Hanfiah, Kemas Ali. 2005. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
  10. Sakka. 2001. Metoda Geolistrik Tahanan Jenis. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Hasanuddin: Makassar.
  11. Simaremare, Saroha. 2015. Analisis Aliran Air Tanah Satu Dimensi (Kajian Laboratorium). Fakultas Teknik. Universitas Sriwijaya.
  12. Susanto, Rachman. 2009. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Yogyakarta: Kanisius. Telford. W.M.., Sheriff, R.E., Geldart, L.P.1990. Applied Geophysics 2ed. Cambridge University Press: New York.
  13. Wijaya, Andrias Sanggra. 2015. Aplikasi Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wenner Untuk Menentukan Struktur Tanah Di Halaman Belakang SCC ITS Surabaya. Institut Teknologi Sepulu November. Surabaya.