PENANGANAN PASCAPANEN KOPI ROBUSTA BASEH TERHADAP ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN : TINJAUAN
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstrak
Desa Baseh, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas terletak di lereng Gunung Slamet di Jawa Tengah memiliki komoditas unggulan yaitu kopi. Dengan ketinggian sekitar 700 mdpl, masyarakat Desa Baseh mayoritas membudidayakan kopi robusta. Kopi robusta (Coffea canephora) memiliki rasa yang lebih kuat, lebih pahit, dan memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi. Biji kopi inilah yang diolah dan digunakan untuk membuat minuman kopi. Untuk menghasilkan kualitas kopi yang baik, diperlukan penanganan pascapanen yang baik pula. Salah satu tantangannya adalah organisme pengganggu tanaman (OPT). OPT yang menyerang biji kopi pascapanen adalah penggerek buah kopi (PBKo) dengan nama latin Hypothenemus hampei dan mikrofungi seperti Fusarium sp. yang menyebabkan busuk biji. Tinjauan ini menguraikan pengetahuan mengenai OPT pascapanen kopi dan upaya pengendaliannya, yang diharapkan mampu bermanfaat bagi masyarakat Desa Baseh.
Kata Kunci: Kopi, PBKo, Hypothenemus hampei, mikrofungi.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##
Cara Mengutip
Referensi
- Bayu, M. S. Y. I., Prayogo, Y., & Indiati, S. W. (2021). Beauveria bassiana: biopestisida ramah lingkungan dan efektif untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Buletin Palawija, 19(1), 41-63.
- Dafik, D., Nurrohim, M., Fatahillah, A., P, Moch. A. R., & Susanto, S. (2017). The air flow analysis of coffee plantation based on crops planting pattern of the triangular grid and shackle of wheel graphs by using a finite volume method. International Journal Of Advanced Engineering Research And Science, 4(11), 58–61.
- Erfan, M., Purnomo, H., & Haryadi, N. T. (2019). Siklus hidup penggerek buah kopi (Hypothenemus hampei Ferr.) pada perbedaan pakan alami buah kopi dan pakan buatan. Berkala Ilmiah Pertanian, 2(2), 82-86.
- Erfandari, O., Hamdani., & Supriyatdi, D. (2019). Keragaman intensitas serangan hama penggerek buah kopi (Hypothenemus hampei Ferrari) pada beberapa sentra produksi kopi Robusta Provinsi Lampung. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 19(3), 244-249.
- Farhaty, N. & Muchtaridi, M. (2016). Tinjauan kimia dan aspek farmakologi senyawa asam klorogenat pada biji kopi. Farmaka, 14(1), 214-227.
- Fintasari, J., Rasnovi, S., Yunita, Y., & Suwarno, S. 2018. Fase pertumbuhan dan karakter morfologi kumbang penggerek buah kopi, Hypothenemeus hampei Ferrari (Coleoptera: Curculionidae) pada umur buah berbeda. Jurnal Bioleuser, 2(2), 41-45.
- Girsang, W., Purba, R., & Rudiyantono, R. (2020). Intensitas serangan hama penggerek buah kopi (Hipothenemus hampei Ferr.) pada tingkat umur tanaman yang berbeda dan upaya pengendalian memanfaatkan atraktan. Journal TABARO Agriculture Science, 4(1), 27-34.
- Girsang, W., Rosalin, I., Nasution, Y., Muliyandra, R. P., Nainggolan, S., & Husin, A. (2022). Pelatihan dan sosialisasi pemasangan perangkap atraktan bagi petani untuk mengendalikan hama penggerek buah kopi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei, 2(1), 1-10.
- Hamdani, K.K. & Susanto, H. (2020). Pengendalian organisme pengganggu tanaman melalui solarisasi tanah: pengendalian organisme pengganggu tanaman melalui solarisasi tanah. AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian, 4(2), 146-154.
- Haryuni, H., Wiyono, W., & Handoyo, S. (2017). Pengaruh dosis Beauveria bassiana dan pestisida nabati (mimba) terhadap persentase serangan hama penggerek buah kopi (Hypothenemus hampei). Jurnal Ilmiah Agrineca, 17(1).
- Indiati, S.W. & Marwoto, M. (2017). Penerapan pengendalian hama terpadu (PHT) pada tanaman kedelai. Buletin Palawija, 15(2), 87-100.
- Latunra, A. I., Johannes, E., Mulihardianti, B., & Sumule, O. (2021). Analisis kandungan kafein kopi (Coffea arabica) pada tingkat kematangan berbeda menggunakan spektrofotometer uv-vis. Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan, 12(1), 45-50.
- Lubis, S.S. & Ikbal, M. (2022). Karakterisasi mikrofungi patogen pada biji kopi robusta (Coffea canephora) asal lamno dengan metode blotter test. Kenanga Journal of Biological Sciences and Applied Biology, 2(1), 48-57.
- Mawardi, I., Hanif, H., Zaini, Z., & Abidin, Z. (2019). Penerapan teknologi tepat guna pascapanen dalam upaya peningkatan produktifitas petani kopi di Kabupaten Bener Meriah. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 205-213.
- Munawaroh, A. Z., Alfarisi, A. I., Diani, C. M., Desinta, R., & Nurazizah, S. (2021). Penyakit yang menyerang buah kopi (Coffea spp). Prosiding Seminar Nasional Biologi, 1(2), 1284-1291.
- Nadiawati, S., Adrinal, A., & Efendi, S. (2023). Perbandingan tingkat kerusakan buah kopi oleh hama penggerek (Hypothenemus hampei ferr.) pada perkebunan kopi arabika (Coffea arabica l.) dengan ketinggian berbeda. Media Pertanian, 8(1), 47-58.
- Nega, A. (2014). Isolation and identification of fungal pathogens associated with cold storage type of (Coffee arabica) seed, at Jimma agricultural research center, Western Ethiopia. J. Biol. Agric. Healthcare, 4, 20–26.
- Nuraini, I. V., Prakoso, B., & Suroto, A. (2022). Survei dan identifikasi hama gudang pada komoditas padi, jagung, dan Kedelai di Kecamatan Batuwarno, Wonogiri. Biofarm: Jurnal Ilmiah Pertanian, 18(2), 87-95.
- Permana, A. H., Asmara, R. A., & Tri, A. R. (2015). Sistem pakar diagnosa hama dan penyakit pada tanaman apel menggunakan metode certainty factor. Jurnal Informatika Polinema, 1(3), 7-7.
- Pristiana, D. Y., Susanti, S., & Nurwantoro, N. (2017). Aktivitas antioksidan dan kadar fenol berbagai ekstrak daun kopi (Coffea sp.): potensi aplikasi bahan alami untuk fortifikasi pangan. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 6(2).
- Rahayu, M., Susanna, S., & Hasnah, H. (2021). Potensi cendawan entomopatogen Beauveria bassiana (Balsamo) Vuillemin (Isolat Lokal) dalam mengendalikan hama ordo Coleoptera. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 6(2), 155-165.
- Rahmadani, W., Gabrienda, G., & Yanuarti, M. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha tani kopi robusta petik merah di kecamatan kabawetan kabupaten kepahiang. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman (JURRIT), 1(1), 01-10.
- Rasiska, S., Safira, S., Hidayat, Y., Yulia, E., & Ariyanti, M. 2022. Respon hama penggerek buah kopi (Hypothenemus hampei Ferr.) (Coleoptera: Curculinoidae: Scolytidae) terhadap ekstrak buah kopi yang terinfestasi hama sebagai atraktan di perkebunan Kopi Rakyat Gunung Tilu. Agrikultura, 33(3), 321-330.
- Rejeki, D.S.S., & Darmawati, D. (2021). Program kemitraan masyarakat: Desa Baseh desa wisata yang sehat. E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 12(1), 74-80.
- Reta, Sumule, O., & Larekeng, H. (2021). Penerapan teknik panen dan pascapanen kopi arabika kalosi produk unggulan kabupatan enrekang. Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP), 6(2), 341-348.
- Rofi, A. (2018). Strategi peningkatan pendapatan petani kopi di Desa Boafeo Kecamatan Maukaro Kabupaten Ende NTT. Majalah Geografi Indonesia, 32(1), 77-83.
- Romdhoningsih, D., Dewi, I. N., Mahpudoh, M., Nuralamsyah, F., Sanjaya, C. M., Sinaga, J. S., & Rahmah, F. (2022). Produksi Pengolahan Kopi Dadaman Secara Tradisional (Cita Rasa Kopi Robusta Dari Desa Citaman Kecamatan Ciomas Kabupaten Serang). Jurnal Pengabdian Meambo, 1(2), 106-112.
- Rulinawaty, R., Andriyansah, A., Adamy, Z., Yunitasari, S. E., & Djajasasmita, A. S. N. G. (2023). Proses pengolahan kopi robusta porot Temanggung untuk mengatasi kendala cuaca. J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(8), 5957-5968.
- Sambodo, R. (2022). Analisis usahatani kapulaga Desa Tundagan Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang. Musamus Journal of Agribusiness, 4(2), 22-31.
- Setyaningrum, C. A. & Prasetyo, S. Y. J. (2018). Sistem peramalan serangan organisme pengganggu tanaman menggunakan metode double exponential smoothing berbasis google map. Indonesian Journal of Computing and Modeling, 1(1), 1-9.
- Setyawan, A D., Wiryanto., Suranto, N. Bermawie., & Sudarmono. (2014). Short communication: comparisons of isozyme diversity in local Java cardamom (Amomum compactum) and true cardamom (Elettaria cardamomum). Nusantara Bioscience, 6(2), 94-101.
- Sinaga, K. M., Bakti, D., & Pinem, M. I. (2015). Uji Ketinggian dan tipe perangkap untuk mengendalikan penggerek buah kopi (Hypothenemus hampei Ferr.)(Coleoptera: Scolytidae) di Desa Pearung Kabupaten Humbang Hasundutan. Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 3(3).
- Solikhin, S. & Wicaksono, P. A. (2022). Peningkatan kualitas kopi pinanggih melalui penerapan teknologi pascapanen green house. Jurnal Pasopati: Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi, 4(3).
- Syaputra, M. R. (2020). Strategi pengembangan kopi robusta di Kabupaten Merangin. Khazanah Intelektual, 4(3), 866-888.
- Wartono, W., Nirmalasari, C., & Suryadi, Y. (2017). Seleksi jamur patogen serangga Beauveria spp. serta uji patogenisitasnya pada serangga inang-walang (Leptocorisa acuta). Berita Biologi, 15(2), 175-184.
- Zarliani, W. O., Purnamasari, W. O. D., & Muzuna, M. (2020). Cara pengendalian organisme penggangu tanaman (OPT) tanaman sayuran di Kelurahan Ngkaring-Karing. Jurnal pengabdian pada masyarakat membangun negeri, 4(2), 188-195.