PERHITUNGAN NERACA MASSA DAN NERACA ENERGI PADA PRODUKSI ROTI ISI DI BAKERY X JAWA TENGAH

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Millatul Ulya
Aizetul Falah
Mohammad Fuad Fauzul Mu’tamar

Abstrak

Roti umumnya dijadikan sebagai alternatif makanan, bukan hanya rasanya yang lezat namun roti juga memiliki kandungan yang setara dengan nasi sehingga dapat dijadikan sebagai pengganti nasi. Roti banyak dijumpai pada industri bakery, salah satunya bakery X yang memproduksi segala macam jenis roti namun yang paling sering diproduksi yaitu roti isi. Proses produksi roti isi meliputi proses mixing, proses pencetakan, proses filling, proses proofing, proses pengovenan, proses resting dan proses packing. Industri bakery beroperasi menggunakan mesin untuk membantu proses produksi namun dengan tetap memperhatikan efisiensi penggunaan bahan baku dan energi. Metode yang digunakan yaitu perhitungan neraca massa dan neraca energi. Hasil yang didapat untuk neraca massa pada setiap proses sesuai dengan konsep neraca massa yaitu massa yang masuk 32,25575 kg harus sama dengan massa yang keluar 32,25575 kg artinya dalam proses produksi roti isi tidak ada pengurangan bahan yang terjadi. Sedangkan untuk neraca energi terdapat 3 proses yang membutuhkan perhitungan yaitu proses mixing dengan sumber energi listrik, proses proofing yang bersumber pada LPG dan oven yang bersumber pada LPG. Proses produksi yang paling tinggi dalam penggunaan energi yaitu pada proses pengovenan sebesar 26,3611 kWh. Bakery X dapat melakukan proses pengovenan sebanyak 8 kali dengan menggunakan 2 oven yang berisi 4 loyang untuk dapat memproduksi roti isi sebanyak 754 pcs dengan berat 1 pcs roti isi mencapai 35 g.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
PERHITUNGAN NERACA MASSA DAN NERACA ENERGI PADA PRODUKSI ROTI ISI DI BAKERY X JAWA TENGAH. (2025). Jurnal Agritechno, 18(1), 49-54. https://doi.org/10.70124/at.vi.1722

Cara Mengutip

PERHITUNGAN NERACA MASSA DAN NERACA ENERGI PADA PRODUKSI ROTI ISI DI BAKERY X JAWA TENGAH. (2025). Jurnal Agritechno, 18(1), 49-54. https://doi.org/10.70124/at.vi.1722

Referensi

  1. Adhamatika, A., Brilliantina, A., Sari, E. K. N., Wijaya, R., Triardianto, D., & Sucipto, A. (2023). Analisis Neraca Massa dan Energi Pembuatan Keripik Kentang (Solanum tuberosum L). JUSTER : Jurnal Sains Dan Terapan, 2(1), 69–76.
  2. Agustina, S. I. A. (2022). Perhitungan Neraca Panas dan Neraca Massa pada Proses Produksi Pelumas di PT. X di Tambun Bekasi. Journal of Engineering Environtmental Energy and Science, 1(2), 83–88.
  3. Anita, A. (2023). Pemanfaatan Limbah Roti Menjadi Produk Yang Bernilai Guna Menuju Penerapan Circular Economy. Jurnal Ilmiah Teknik, 2(3), 59–68.
  4. BPS. (2022). Profil Industri Mikro dan Kecil. Badan Pusat Statistik, 1–240.
  5. Ermawati, D., & Wiyono, A. E. (2022). Analisis Neraca Massa Pada Pembuatan Serbuk Pewarna Alami Daun Sawi (Brassica rapa var. parachinensis L.) (Mas Blance Analysis in Making Natural Coloring Powder for Murtard Leaves (Brassica rapa var. parachinensis L.). JOFE : Journal of Food Engineering | E-ISSN, 1(4), 160.
  6. Ihsan, A. (2024). Implementasi Lorenzo Terhadap Konsumsi Energi Listrik Pada Sistem Pendingin dan Pencahayaan di Gedung PT . Bank Rakyat Indonesia Kabupaten Padang Pariaman. VUCA: Jurnal Media Teknologi Dan Informasi, 1(1), 1–14.
  7. Indahsari, I. N., Sutrisno, A., & Ulandari, D. (2024). Evaluasi Karakteristik Roti Komposit Bebas Gluten dengan Konsentrasi Hidrokoloid dan Waktu Proofing yang Berbeda. Jurnal Teknologi Dan Mutu Pangan, 3(1), 31–41.
  8. Laksmana, R. D., Santoso, E., & Rahayudi, B. (2019). Prediksi Penjualan Roti Menggunakan Metode Exponential Smoothing (Studi Kasus : Harum Bakery). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 3(5), 4933–4941.
  9. Lestario, W. (2017). Potensi Penerapan Konsep Produksi Bersih pada Industri Keramik di Probolinggo. Jurnal Teknologi Lingkungan, 18(2), 192–199.
  10. Nadya, N., Sani, N. M., & Puspitasari, A. (2023). Pengaruh Lama Waktu Kontak terhadap Kinerja Trickling Filter Dalam Menurunkan Kandungan Bahan Organik Limbah Cair Industri Roti. Maiyah, 2(2), 99.
  11. Singapurwa, N. M. A. S., Semariyani, A. A. M., Candra, I. P., Rudianta, I. N., & Arandini, P. C. A. (2022). The Application of HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) in Croissant Production Process in CV. P-RS – Bali. AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment), 6(2), 1–8.