PERHITUNGAN NERACA MASSA DAN NERACA ENERGI PADA PRODUKSI ROTI ISI DI BAKERY X JAWA TENGAH
Roti umumnya dijadikan sebagai alternatif makanan, bukan hanya rasanya yang lezat namun roti juga memiliki kandungan yang setara dengan nasi sehingga dapat dijadikan sebagai pengganti nasi. Roti banyak dijumpai pada industri bakery, salah satunya bakery X yang memproduksi segala macam jenis roti namun yang paling sering diproduksi yaitu roti isi. Proses produksi roti isi meliputi proses mixing, proses pencetakan, proses filling, proses proofing, proses pengovenan, proses resting dan proses packing. Industri bakery beroperasi menggunakan mesin untuk membantu proses produksi namun dengan tetap memperhatikan efisiensi penggunaan bahan baku dan energi. Metode yang digunakan yaitu perhitungan neraca massa dan neraca energi. Hasil yang didapat untuk neraca massa pada setiap proses sesuai dengan konsep neraca massa yaitu massa yang masuk 32,25575 kg harus sama dengan massa yang keluar 32,25575 kg artinya dalam proses produksi roti isi tidak ada pengurangan bahan yang terjadi. Sedangkan untuk neraca energi terdapat 3 proses yang membutuhkan perhitungan yaitu proses mixing dengan sumber energi listrik, proses proofing yang bersumber pada LPG dan oven yang bersumber pada LPG. Proses produksi yang paling tinggi dalam penggunaan energi yaitu pada proses pengovenan sebesar 26,3611 kWh. Bakery X dapat melakukan proses pengovenan sebanyak 8 kali dengan menggunakan 2 oven yang berisi 4 loyang untuk dapat memproduksi roti isi sebanyak 754 pcs dengan berat 1 pcs roti isi mencapai 35 g.