Pengembangan Alat Tanam Benih Padi Langsung (ATABELA) Metode Vakum

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Muhammad Tahir Sapsal
Muhammad Fadlian
Salengke Salengke

Abstrak

Alat tanam benih langsung atau yang biasa disingkat ATABELA telah umum digunakan pada budidaya padi di Indonesia. Salah satu masalah yang sering terjadi pada penggunaan alat ini yaitu, tidak konsistennya jumlah benih yang dikeluarkan. Disamping itu benih yang dikeluarkan biasanya lebih dari tiga benih, sehingga dapat menimbulkan persaingan dalam proses pertumbuhannya. Oleh karena itu perlu dikembangkan alat tanam benih langsung yang dosis benihnya presisi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikator alat tanam benih padi langsung dengan penjatuhan benih memanfaatkan tekanan vakum. Tujaun lainnya yaitu mengetahui tekanan yang dapat dihasilkan serta kecepatan maju yang dibutuhkan untuk menghasilkan tekanan vakum yang.  Langkah awal dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi tekanan yang dibutuhkan untuk memindahkan benih, kemudian membuat rancangan alat berdasarkan data tekanan tersebut. Pengujian dilakukan menggunakan motor DC sebagai pengganti putaran roda untuk mengetahui kecepatan maju yang dibutuhkan untuk memperoleh tekanan yang dibutuhkan. Kadar air dari benih yang digunakan 22.71 % dan tekanan yang dibutuhkan 97 kPa (4 kPa di bawah tekanan standar atmosfer) kecepatan maju yang dibutuhkan 2.5 m/s sehingga perlu dilakukan modifikasi pada perbandingan pulley roda dan poros penggerak.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Pengembangan Alat Tanam Benih Padi Langsung (ATABELA) Metode Vakum. (2021). Jurnal Agritechno, 14(1), 51-56. https://doi.org/10.70124/at.v14i1.415

Cara Mengutip

Pengembangan Alat Tanam Benih Padi Langsung (ATABELA) Metode Vakum. (2021). Jurnal Agritechno, 14(1), 51-56. https://doi.org/10.70124/at.v14i1.415

Referensi

  1. Ananto, E. (2001). Alat Tanam Padi Tebar Langsung Tipe Drum . Proyek Penelitian Pengembangan Pertanian Rawa Terpadu-ISDP. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
  2. As’ad, A, Sapsal, MT, Salengke S. (2018). Desain dan Pengujian Mekanisme Pemindah Benih Padi dengan Metode Hisap. Jurnal Agritechno, 11(1), 1 – 10.
  3. Gaikwad, BB, Sirohi, NPS. (2008). Design of a Low-cost Pneumatic Seeder for Nursery Plug Trays. Biosystems Engineering 99 (3) 322– 329.
  4. Hadiyanti, N. (2018). Uji Pengaruh Jumlah bibit per Lubang Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi (Oryza sativa L.) di Green House. Jurnal Agrinika, 2(2), 127-134.
  5. Singh, RC, Singh, G, Saraswat, DC. (2005) Optimization of Design an Operational Parameters of a Pneumatic Seed Metering Device for Planting Cottonseeds. Biosystems Engineering, 92 (4), 429 – 438.
  6. Soos, P, Szule, ZS, Fuzy, J . (1989). A Comparative Evaluation of Modern Sugar Beet Drills. Bulletin of the University of Agricultural Science, Gödöllo. 1, 166–170.
  7. Zhang, X, Song, J. (2009). Design and Research on Rice Precision Needle-like Vacuum Seeder. Nongye jixie xuebao, 40(3), 69-71.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >>