Identifikasi Lahan Sawah Di Kecamatan Sinjai Timur Menggunakan Citra Satelit Landsat 8 Tahun 2014
Jenis tanaman pangan yang diusahakan di Kabupaten Sinjai adalah padi, palawija, buah-buahan dan sayuran, dimana jenis tanaman pangan utama yang dikembangkan adalah padi.Sistem Informasi Geografi (SIG) merupakan teknologi yang dapat diandalkan untuk melakukan pengukuran, pemetaan, pemantauan, pembuatan model pengelolaan suatu wilayah geografis secara cepat, akurat, dan efektif, sehingga dapat mengantisipasi cepatnya perubahan yang terjadi suatu wilayah.Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk memetakan dan mengidentifikasi penyebaran lahan sawah dengan menggunakan citra satelit Landsat 8 di Kecamatan Sinjai Timur.hasil klasifikasi citra Tahun 2014 menunjukkan area sawah memiliki luas lahan 2.648,45 ha. Sedangkan area non sawah/selain sawah memiliki luas lahan 4.255,51ha, hal ini berbeda dengan data BPS tahun 2013 yang mencatat luas lahan sawah di akhir tahun 2012 dimana terdapat 2.245,58 ha lahan sawah yang diperincikan perdesa sedangkan untuk luas tanah sawah yang di perinci menurut jenis pengairan yaitu 1.737,58 ha. hasil indentifikasi luas lahan Sinjai Timur tahun 2014. Sawah yang merupakan area penelitian dengan persentase sebesar 38% dari total luas lahan. Jenis lahan selaian sawah atau non sawah memiliki persentase luas lahan 62% dari total luas lahan.
Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama
- Nurul Afdhaliah, Sitti Nur Faridah, Ahmad Munir, Analisis Perhitungan Debit Muatan Sedimen (Suspended Load) Pada Daerah Irigasi Lekopancing Kabupaten Maros , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 2, Oktober 2017
- Fika Fikria, Mahmud Achmad, Daniel Useng, Pola dan Kapasitas Drainase Daerah Irigasi Bantimurung Kiri , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 1, April 2017
- Kezia Pasa, Mahmud Achmad, Sitti Nur Faridah, Hydrograph Debit Banjir Rencana pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Tallo Makassar dengan Model Hidrologi HEC-HMS , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 2, Oktober 2017
- Sitti Zulaeha, Sitti Nur Faridah, Mahmud Achmad, Husnul Mubarak, Prediksi Debit Aliran Sub-DAS Bantimurung Menggunakan Model HEC-HMS , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno, Vol. 13, Nomor 1, April 2020
- Desi Fitasari, Mahmud Achmad, Iqbal Iqbal, ANALISIS STABILITAS SALURAN TERSIER BATUBASSI DAERAH IRIGASI BANTIMURUNG KABUPATEN MAROS , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 9, Nomor 1, April 2016
- Risnawati Risnawati, Mahmud Achmad, Ahmad Munir, Karakteristik Pintu-pintu Air di Daerah Irigasi Bantimurung Kabupaten Maros , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 1, April 2017
- Sudarmin Sudarmin, Ahmad Munir, Suhardi Suhardi, Studi Pemanfaatan Lahan Sebagai Upaya Konservasi pada Bantaran Sungai Calendu Kab. Bantaeng , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 12, Nomor 2, Oktober 2019
- Eva Lusiantorowati, Totok Prawitosari, Mahmud Achmad, EFISIENSI PENYALURAN AIR PADA SALURAN INDUK PEKKABATA DAERAH IRIGASI SADDANG UTARA KABUPATEN PINRANG , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 8, Nomor 2, Oktober 2015
- Erna Anryana, Totok Prawitosari, Mahmud Achmad, Evaluasi Tingkat Pelayanan Bendung Tomatoppe pada Daerah Irigasi Bajo Kabupaten Luwu , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 12, Nomor 2, Oktober 2019
- Muhammad Qayyum Hamka, Ahmad Munir, Muhammad Tahir Sapsal, Penerapan Fuzzy logic Pada Alat Ukur Kandungan Nutrisi Media Tanam Hidroponik , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 9, Nomor 1, April 2016