Evaluation the Service Level of Tomatoppe weir in the Bajo Irrigation Area, Luwu District
Evaluasi merupakan kesatuan sistem manajemen baik itu perencanaan, pelaksanaan, maupun monitoring. Bendung merupakan salah satu dari sekian banyak aset negara yang seringkali dilakukan evaluasi guna mengetahui kondisi asset tersebut. Evaluasi tingkat pelayanan Bendung Tomatoppe dilakukan untuk mengetahui tingkat pelayanan Daerah Irigasi Bajo dengan membandingkan tingkat pelayanan rencana atau desain awal pada tahun 2009/2010 dan tingkat pelayanan pada tahun 2016 dan 2018. Di Sulawesi Selatan tepatnya Kecamatan Bajo Kabupaten Luwu sebagian besar mayoritas penduduknya merupakan petani, untuk menjamin ketersediaan air di daerah mereka pada tahun 2010 Pemerintah Pusat telah melakukan membangun Bendung Tomatoppe yang berpotensi mengaliri lahan persawahan sebesar 5.829 Ha yang tersebar di beberapa Kecamatan. Prosedur evaluasi dilakukan dengan pengamatan dan pengambilan debit pada saluran primer, sekunder dan tersier terpilih guna mengetahui perbedaan debit rencana dan debit evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan pelayanan Bendung Tomatoppe pada tingkat luas tanam dengan jumlah maksimum sebesar 5.691 Ha. Hal ini berbeda dengan rencana awal pembangunan pada tahun 2009 sebesar 5.829 ha. Perubahan nilai debit penelitian dengan dengan debit rencana dapat di sebabkan oleh beberapa faktor yaitu adanya proses sedimentasi, kehilangan air irigasi yang di sebabkan oleh penguapan (evaporasi), serta adanya perubahan desain awal terhadap saluran dan luas area layanan.
Most read articles by the same author(s)
- Nurilmi Dwi Mutmainna, Mahmud Achmad, Suhardi Suhardi, Pendugaan Lengas Tanah Inceptisol Pada Tanaman Hortikultura Menggunakan Citra Landsat 8 , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 2, Oktober 2017
- Sitti Safirah Yuliani, Daniel Useng, Mahmud Achmad, Analisis Kandungan Nitrogen Tanah Sawah Menggunakan Spektrometer , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 2, Oktober 2017
- Evi Astriah, Daniel Useng, Totok Prawitosari, Analisis Jenis dan Tingkat Serangan Hama dan Penyakit Pada Tanaman Padi Menggunakan Alat Spektrometer , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 2, Oktober 2017
- Sitti Masyita Fachrie, Samsuar Samsuar, Mahmud Achmad, Penilaian Kinerja Sistem Irigasi Utama Daerah Irigasi Bantimurung Kabupaten Maros , Jurnal Agritechno: Jurnal AgriTechno Vol. 12, Nomor 1, April 2019
- Novita Sari, Iqbal Salim, Mahmud Achmad, Uji Kinerja Dan Analisis Biaya Mesin Pencacah Pakan Ternak (Chopper) , Jurnal Agritechno: Jurnal AgriTechno Vol. 11, Nomor 2, Oktober 2018
- Vebri Arianti, Suhardi Suhardi, Totok Prawitosari, Pola Pembasahan Oleh Tetesan Pada Beberapa Tekstur Tanah , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 9, Nomor 1, April 2016
- Fajar Fajar, Totok Prawitosari, Ahmad Munir, Rancang Bangun dan Kinerja Irigasi Sprinkler Hand Move Pada Lahan Kering , Jurnal Agritechno: Jurnal AgriTechno Vol. 12, Nomor 1, April 2019
- Fitriyanti Hasnuri, Mahmud Achmad, Samsuar Samsuar, Rainfed Rice Fields Water Requirement based on The Planting Schedule of Deliberation of Peasant and Katam in Maniangpajo Subdistrict Wajo Regency , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 12, Nomor 2, Oktober 2019
- Elma Irawaty, Daniel Useng, Mahmud Achmad, Analisis Biofisik Tanaman Padi dengan Citra Drone (UAV) Menggunakan Software Agisoft Photoscan , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 2, Oktober 2017
- Fika Fikria, Mahmud Achmad, Daniel Useng, Pola dan Kapasitas Drainase Daerah Irigasi Bantimurung Kiri , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 1, April 2017