Uji Kinerja Knapsack Sprayer Tipe Pb 16 Menggunakan Hollow Cone Nozzle dan Solid Cone Nozzle
Budidaya tanaman untuk mengendalikan gulma, hama dan penyakit tanaman umumnya menggunakan pestisida berbentuk cair dan tepung. Untuk mengaplikasikan pestisida cair digunakan alat penyemprot yang disebut sprayer, sedangkan untuk pestisida berbentuk tepung digunakan alat yang disebut duster. Sprayer merupakan alat aplikator pestisida yang sangat diperlukan dalam rangka pemberantasan dan pengendalian hama dan penyakit tumbuhan. Umumnya petani menggunakan knapsack sprayer untuk menyemprotkan cairan pestisida berdekatan antara nosel dan tanaman sayur-sayuran. Sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai uji kinerja alat untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan masalah yang dihadapi masyarakat mengenai cara penanggulangan penyemprotan pestisida yang baik terhadap tanaman sayur-sayuran tersebut. Metodologi dari penelitian ini adalah pengujian debit yang keluar dari nosel, pengujian distiribusi air, dan pengujian keseragaman droplet dari dua noselyang berbeda. Hasil debit dari nosel emas sebesar 0,587 l/menit, dan debit nosel hijau sebesar 1,350 l/menit, pada uji penyebaran droplet nosel hijau (Solid Cone) volume penyemprotan lebih merata di bandingkan nosel emas (Hollow Cone), droplet hollow cone nozzle pada ketinggian 40 cm lebih merata dan seragam, sedangkan droplet solid cone nozzle pada ketinggian 30 cm lebih merata dan droplet pada ketinggian 40 cm lebih seragam.
Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama
- Desi Fitasari, Mahmud Achmad, Iqbal Iqbal, ANALISIS STABILITAS SALURAN TERSIER BATUBASSI DAERAH IRIGASI BANTIMURUNG KABUPATEN MAROS , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 9, Nomor 1, April 2016
- Andi Azizah, Abdul Waris, Muhammad Tahir Sapsal, Penerapan Sistem Fuzzy Logic pada Alat Ukur Kadar Nutrisi pada Sistem Hidroponik , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 12, Nomor 2, Oktober 2019
- Astuty Astuty, Muhammad Tahir Sapsal, Salengke Salengke, Desain dan Pengujian Mekanisme Pemindah Benih Padi dengan Metode Hisap , Jurnal Agritechno: Jurnal AgriTechno Vol. 11, Nomor 1, April 2018
- Muhammad Tahir Sapsal, Muhammad Fadlian, Salengke Salengke, Pengembangan Alat Tanam Benih Padi Langsung (ATABELA) Metode Vakum , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno, Vol. 14, Number 1, April 2021
- Samsuar Samsuar, Muhammad Tahir Sapsal, Analisis Ketersediaan Air pada DAS Kelara dalam Mendukung Program Percetakan Sawah Baru di Kabupaten Jeneponto , Jurnal Agritechno: Jurnal AgriTechno Vol. 11, Nomor 1, April 2018
- Nur Amaliya Fahdrianty, Abdul Waris, Muhammad Tahir Sapsal, Mempelajari Penerapan Sistem Fuzzy Pada Alat Pemupuk Granula , Jurnal Agritechno: Jurnal AgriTechno Vol. 12, Nomor 1, April 2019
- Muhammad Qayyum Hamka, Ahmad Munir, Muhammad Tahir Sapsal, Penerapan Fuzzy logic Pada Alat Ukur Kandungan Nutrisi Media Tanam Hidroponik , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 9, Nomor 1, April 2016
- Samsuar, Muhammad Tahir Sapsal, Mahmud Achmad, Husnul Mubarak, Nunik Lestari, EVALUASI KESESUAIAN LAHAN PENGEMBANGAN KOMODITI TANAMAN PANGAN BERBASIS SPASIAL DI KEC. TANETE RIAJA, KAB. BARRU , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno, Vol. 13, Number 2, Oktober 2020
- Muhammad Tahir Sapsal, Samsuar Samsuar, Penjatah Pupuk Granular Laju Variabel Untuk Tanaman Jagung , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno, Vol. 13, Nomor 1, April 2020
- Kitab Amelia, Iqbal Iqbal, Daniel Useng, Uji Kinerja Alat Perajang Rimpang , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 9, Nomor 2, Oktober 2016