Article Information
Published 2021-10-29
Pages 106-115
Abstract Views 1185
PDF Downloads 1965
Keywords
Defisit Mock Tingkat Pemenuhan Air
Jurnal Agritechno, Vol. 14, Number 2, Oktober 2021

Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Air Berdasarkan Neraca Air di Sub DAS Cikeruh Jawa Barat

Authors
C
Charina Agnesia
Universitas Padjadjaran, Indonesia
E
Edy Suryadi
Universitas Padjadjaran, Indonesia
S
Sohia Dwiratna Nur Perwitasari
Universitas Padjadjaran, Indonesia
Abstract

Peningkatan jumlah penduduk disertai perubahan penggunaan lahan di Sub DAS Cikeruh akan mempegaruhi ketersediaan dan kebutuhan air serta tingkat pemenuhan air sektor krusial, yaitu: domestik, non-domestik, pertanian, industri, peternakan, dan perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data terbaru ketersediaan dan kebutuhan air serta mengetahui kondisi neraca air di Sub DAS Cikeruh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Ketersediaan air dianalisis menggunakan metode mock dan ketersediaan air dianalisis menggunakan SNI 6728.1-2015, Surat Edaran Menteri PUPR (SE PUPR) Nomor 07 Tahun 2018, dan penelitian sebelumnya yang terkait. Hasil penelitian menunjukan total ketersediaan air di Sub DAS Cikeruh adalah  212.901.228,61 m3/tahun dengan ketersediaan air bulanan rata-rata 17.741.769,05 m3/bulan dan total kebutuhan air 462.306.728,53 m3/tahun dengan kebutuhan air bulanan rata-rata 38.525.560,71 m3/bulan. Sub DAS Cikeruh mengalami kekurangan air (defisit) sepanjang tahun. Defisit air tertinggi terjadi pada bulan Oktober yaitu -29.057.550,95 m3/bulan dan defisit terendah terjadi pada bulan Februari yaitu -1.459.819,23 m3/bulan. Ketersediaan air di Sub DAS Cikeruh hanya mampu memenuhi kebutuhan air sektor domestik, non domestik, peternakan, dan perikanan. Ketersediaan air di Sub DAS Cikeruh belum mampu mencukupi kebutuhan air sektor pertanian dan industri.


Download Statistics — Total: 336 downloads
How to Cite
Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Air Berdasarkan Neraca Air di Sub DAS Cikeruh Jawa Barat. (2021). Jurnal Agritechno, 14(2), 106-115. https://doi.org/10.70124/at.v14i2.503
References

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama