Penerapan Sistem Kendali Fuzzy Logic pada Alat Penyangrai Kopi Tipe Fluidisasi
Penyangraian kopi beras dapat dilakukan dengan menggunakan metode konvensional dan juga dengan cara mekanis yaitu menggunakan alat penyangrai. Alat penyangrai kopi tipe fluidisasi merupakan salah satu alat penyangrai yang dirancang untuk mengatasi kelemahan pada metode penyangraian secara konvensional. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan alat penyangrai kopi tipe fluidisasi dengan sistem kendali fuzzy logic. Alat penyangrai kopi tipe fluidisasi memiliki dimensi ruang penyangrai (diameter = 65 mm, tinggi = 75 mm) kapasitas penyangraian 40 gram dengan waktu penyangraian selama 300 detik dan heater dengan daya sebesar 1.200 W sebagai sumber energi pemanas. Metode penelitian yang dilakukan adalah membuat program kendali, menerapkan sistem kendali pada alat penyangrai. Kemudian uji fungsional dan uji kinerja alat penyangrai dengan menggunakan kopi beras robusta untuk 3 kali penyangraian dengan suhu setting point 190°C, 200°C dan 210°C. Uji kinerja alat penyangrai menunjukkan respon alat baik, dengan indikator berupa nilai error steady state di atas nilai setting point sebesar 6,25°C (2,97%) selama 15 detik. Namun nilai ini masih di bawah ambang batas toleransi sebesar 5%. Uji mutu warna kopi hasil penyangraian pada penyangraian dengan suhu 190°C menghasilkan 3 kelompok warna kopi : coklat muda-kekuningan, coklat muda-half city dan coklat muda-cinnamon. Untuk suhu penyangraian 200°C menghasilkan 3 kelompok warna : coklat muda-city, coklat muda-full city dan coklat muda-full city+. Pada suhu penyangraian 210°C menghasilkan 2 kelompok warna : coklat tua-Vienna, coklat tua-Italian. Alat penyangrai kopi tipe fluidisasi dengan sistem kendali fuzzy logic sudah mampu menghasilkan kopi sangrai sesuai dengan target profil penyangraian menurut National Coffee Association (2002) yaitu : light, medium dan dark.
Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama
- Muhammad Fachruri, Junaedi Muhidong, Muhammad Tahir Sapsal, Analisis Pengaruh Suhu dan Kelembaban Ruang terhadap Kadar Air Benih Padi di Gudang Penyimpanan PT. Sang Hyang Seri , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 12, Nomor 2, Oktober 2019
- Ari Wirasaputra, Mursalim Mursalim, Abdul Waris, Pengaruh Penggunaan Zat Etefon Terhadap Sifat Fisik Pisang Kepok (Musa Paradisiaca L) , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 2, Oktober 2017
- Miftahul Jannah, Junaedi Muhidong, Mursalim Mursalim, Karateristik Fisik Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum) , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno, Vol. 13, Nomor 1, April 2020
- Zainuddin Zainuddin, Mursalim Mursalim, Abdul Waris, Analisis Ekonomi Penggunaan Combine Harvester Tipe Crown CCH 2000 Star , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 9, Nomor 1, April 2016
- Kasmira Kasmira, Abdul Waris, Muhammad Tahir Sapsal, Rancang Bangun Sistem Kendali Kecepatan Putar Motor DC menggunakan PID Controller pada Mesin Pengaduk , Jurnal Agritechno: Jurnal AgriTechno Vol. 11, Nomor 1, April 2018
- Rizka Amaliah, Junaedi Muhidong, Muhammad Tahir Sapsal, Karakteristik Penurunan Kadar Air dan Perubahan Volume Bengkoang (Pachyrizus erosus) Selama Pengeringan , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 1, April 2017
- Fani Lande Pakiding, Junaedi Muhidong, Olly Sanny Hutabarat, PROFIL SIFAT FISIK BUAH TERUNG BELANDA (Cyphomandra betacea) , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 8, Nomor 2, Oktober 2015
- Dhedy Ardianto, Iqbal Salim, Abdul Waris, Uji Kinerja Mesin Pemipil Jagung Berekelobot Produksi BBPP Batangkaluku , Jurnal Agritechno: Jurnal AgriTechno Vol. 12, Nomor 1, April 2019
- Husnul Mubarak, Muhammad Rizal, Iqbal Iqbal, Abdul Waris, Muhammad Tahir Sapsal, Imam Suelfikhar, Design of a Greenhouse Room Temperature and Humidity Control System Using a DHT 22 Sensor , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 15, Nomor 2, Oktober 2022
- Muhammad Rusdi, Supratomo Supratomo, Abdul Waris, Mempelajari Hydrocooling Terhadap Distribusi SuhuBuah Jambu Biji Merah (Psidium guajava). , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 1, April 2017