Analysis of the Effect of Temperature and Humidity of Room on Rice Seed Water Content in PT. Sang Hyang Seri (Persero)

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Muhammad Fachruri
Junaedi Muhidong
Muhammad Tahir Sapsal

Abstract

Peningkatan produksi pangan membutuhkan ketersediaan benih yang bermutu. Salah satu masalah dalam penyediaan benih bermutu yaitu viabilitas benih yang menurun dalam masa penyimpanan, penelitian mengenai hal tersebut masih jarang dilakukan, Selama proses penyimpanan suhu dan kadar air benih merupakan faktor penting yang mempengaruhi masa simpan benih. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh suhu dan kelembaban terhadap kadar air pada benih selama penyimpanan pada gudang  PT Sang Hyang Seri (Persero). Benih padi merupakan benih orthodox yaitu benih yang dapat disimpan dalam waktu yang relatif lama dengan kadar air dapat diturunkan sampai dibawah 10%, Dalam pengumpulan data khususnya data temperatur gudang penyimpanan digunakan area sampling, area sampling merupakan cara pengambilan sampel dengan menetapkan area secara equally spaced (bagian yang sama). Data sampel yang diperoleh terdiri dari sejumlah nilai-nilai pengamatan yang rata-rata hitungnya (arithmatic mean) dapat langsung dicari dari data yang bersangkutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi suhu interstisial bulk benih 28-29˚C dan suhu ruang penyimpanan tidak menunjukkan pengaruh terhadap kadar air benih padi 13-14% selama 15 hari penyimpanan, tingkat kelembaban ruang 45-50% merupakan faktor yang berpengaruh terhadap penurunan kadar air benih sebesar 1% selama penyimpanan.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Fachruri, M., Muhidong, J., & Sapsal, M. T. (2019). Analysis of the Effect of Temperature and Humidity of Room on Rice Seed Water Content in PT. Sang Hyang Seri (Persero). Jurnal Agritechno, 131–137. https://doi.org/10.20956/at.v0i0.221

References

  1. Guilford, J.P. 1996. Fundamental Statistic in Psychology and Education. 3rd Ed. New York: McGraw-Hill Book Company, Inc.
  2. Hartono, 2010. SPSS 16.0 Analisis Data Statistik dan Penelitian Edisi-2. Yogjakarta : Pustaka Pelajar
  3. Imdad, H. P. dan A. A. Nawangsih. 1995. Sayuran Jepang. Penebar Swadaya. Jakarta, hlm 76-78
  4. Rajjou, L. I. 2012. Seed Germination and Vigor. Plant Biol. 63(33):507-533.
  5. Shaban, M. 2013. Aging in orthodox seeds is a problem. Adv Biol Biom Res, 1(11): 1296-1301
  6. Singh, Paul R, Heldman, Dennis R. 2001. Introduction of Food Engineering. Academic Press. London, UK.

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3