Andarwulan, N, Kusnandar, F, Herawati, D. 2011. Analisis Pangan. Jakarta : Dian Rakyat.
Andriani, Ansharullah, Asyik, N.2019.Karateristik Organoleptik dan Nilai Gizi Snack Bar Berbasis Tepung Beras Merah (Oryza Nivara) dan Tepung Jagung (Zea Mays L.) Sebagai Makanan Selingan Tinggi Serat. Jurnal Sains dan Teknologi Pangan3(6), hlm. 1-14.
Alvina, A., Hamdani D. 2019. Proses Pembuatan Tempe Tradisional. Program Studi
Teknologi Pangan, Fakultas Ilmu Pangan Halal, Universitas Djuanda Bogor. Jurnal Pangan Halal Vol. 1 No. 1, April 2019.
Atmaka, W., Parnanto N. H. R. dan Utami R. 2013. Kajian Fisikokimia dan Sensori
Snack Bars Tempe Bagi Penderita Autis. Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Sebelas Maret. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, Vol. 6, No.2, Agustus 2013.
Bastian, F., Ishak, E., Tawali, B., & Bilang, M. 2013. Daya terima dan kandungan zat gizi
formula tepung tempe dengan penambahan semi refined carrageenan (SRC) dan bubuk kakao. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 2(1), hlm. 5-8.
Indrawanto, Chandra. dkk. 2010. Budidaya dan Pasca Panen TEBU. Jakarta : ESKA Media.
De Garmo, E. P., Sullivan W. E., and Canada C. R. 1984. Engineering Economy 7th. New
York: Mac. Pub. Co.
Hutapea, G., Harun, N., dan Fitriani, S. 2021. Pembuatan Snack Bar Dari Tepung Pisang
Kepok (Musa paradisiaca formatypica) Dan Puree Pisang Hijau (Musa paradisiaca sapientum). Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia, 13(01).
Kasmidjo, R.B. 1990. Tempe : Mikrobiologi dan Kimia Pengolahan serta Pemanfaatannya.
Yogyakarta: PAU Pangan dan Gizi UGM.
Ladamay, N. A. dan Yuwono, S. S. 2014. Pemanfaatan Bahan Lokal Dalam
Pembuatan Food bars (Kajian Rasio Tapioka: Tepung Kacang Hijau dan Proporsi CMC). Jurnal Pangan dan Agroindustri 2(1), hlm. 67-68.
Mahmud, M. K. N. A. Hermana, Zulfianto, S. Marudut, Muhayatun, Nazarina, dan B. J. Abas.
Tabel Komposisi Pangan Indonesia. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Martunis. 2012. Pengaruh suhu dan lama pengeringan terhadap kuantitas dan kualitas pati
kentang varietas granola. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian. Universitas Syiah Kuala. Aceh. Hal: 26-30.
Mursyid, Astawan, M., Muchtadi, D., Wresdiyati, T., Widowati, S., Bintari, SH. Dan
Suwanto, M. 2016. Evaluasi Nilai Gizi Protein Pada Tepung Tempe yang Terbuat Dari Varietas KedelaI Impor dan Lokal. Jurnal Pangan 23(1), hlm. 33-41.
Nurhayati, N., Diniyah N. dan Kurniasari P. G. 2018. Formulasi Food Bar Berbasis
Tepung Ubi Jalar Ungu Dan Pisang Agung (Musa Paradisiaca Formatypica) Masak. Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember. Jurnal Agroteknologi, Vol. 12 No. 01 (2018).
Prabawati, W., Broto dan Sulusi. 2008. Teknologi Pengolahan untuk
Penganekaragaman Konsumsi pangan, Balai Besar Litbang Pasca panen Pertanian. Bogor: Departemen Pertanian.
Riyadi dan Sujono. 2011. Asuhan Keperawatan Pada Anak Sakit. Yogyakarta : Penerbit
Gosyen Publishing.
Sastrosupadi, A. 2000. Rancangan Percobaan Praktis Bidang Pertanian. Kanisius:
Yogyakarta.
Setyaningsih, D., Anton A, Maya P. S. 2010. Analisis Sensori. Bogor: IPB Press.
Sudarmadji, S., Bambang H, Suhardi. 1997. Analisa Bahan Makanan dan Pertanian.
Yogyakarta: Liberty.
Syarief, R.1999. Wacana National Nutrient Databasefor Standard Reference Nutrient Data
Laboratory Home Page.United State Department of Agriculture. http://ndb.nal.usda.gov/ndh/search. Diakses pada 20 September 2021.
Utami, N., Jumirah., dan Siagian, A. 2013. Pengaruh Penggunaan Tempe Sebagai Bahan
Dasar Pembuatan Isian Burger Terhadap Komposisi Zat Gizi dan Daya Terimanya. Medan: Fakultas Kesehatan Masyarakat USU. (Skripsi).