Web-Based Computer Assisted Design Dimensi Bangunan Talang & Gorong-Gorong
Salah satu aspek sarana dan prasana yang penting untuk pertanian adalah bangunan irigasi. Bangunan irigasi berfungsi untuk menyediakan aliran air pada areal persawahan. Pada bangunan irigasi terdapat berbagai jenis bangunan termasuk bangunan pelengkap. Secara umum proses perancangan bangunan irigasi terkhusus pada bangunan talang dan gorong-gorong masih dilakukan secara manual dimana membutuhkan analisis perhitungan dimensi dan perancangan yang rumit. Berdasarkan hal tersebut, didukung dengan kemajuan teknologi informasi (TI) maka dapat diterapkan sistem perancangan secara online melalui sistem website yaitu web based computer assisted design. Tujuan website ini yaitu dapat digunakan untuk membantu perhitungan secara umum atau perancangan bangunan irigasi dalam melakukan pekerjaan perhitungan dimensi bangunan pelengkap irigasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode Web Development Life Cycle (WDLC) yang meliputi analisis kebutuhan, website planning, pengembangan web dan implementasi. Hasil penelitian menampilkan website yang terdiri dari beberapa menu yaitu menu home, konversi, kalkulator, referensi, bantuan dan tentang. Dari enam menu yang ada terdapat dua menu utama dan empat menu tambahan, yang menjadi menu utama yaitu menu konversi dan kalkulator. Pada menu konversi dapat digunakan untuk mengkonversi jenis satuan Panjang, kecepatan, dan volume sedangkan pada menu kalkulator terdapat kalkulator untuk perhitungan dimensi gorong-gorong dan talang yang terdiri dari luas penampang (A), jari-jari hidrolis (R), keliling basah (P) lebar saluran (b), kedalaman saluran (h). Dengan demikian para perancang dapat dengan mudah melakukan perencanaan dan perancangan bangunan yang ekonomis dengan memperhitungankan dimensi yang sesuai dengan perhitungan.
Most read articles by the same author(s)
- Nurul Afdhaliah, Sitti Nur Faridah, Ahmad Munir, Analisis Perhitungan Debit Muatan Sedimen (Suspended Load) Pada Daerah Irigasi Lekopancing Kabupaten Maros , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 2, Oktober 2017
- Fika Fikria, Mahmud Achmad, Daniel Useng, Pola dan Kapasitas Drainase Daerah Irigasi Bantimurung Kiri , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 1, April 2017
- Kezia Pasa, Mahmud Achmad, Sitti Nur Faridah, Hydrograph Debit Banjir Rencana pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Tallo Makassar dengan Model Hidrologi HEC-HMS , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 2, Oktober 2017
- Sitti Zulaeha, Sitti Nur Faridah, Mahmud Achmad, Husnul Mubarak, Prediction of Flow Discharge of Bantimurung Watershed Using HEC-HMS Model , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno, Vol. 13, Number 1, April 2020
- Desi Fitasari, Mahmud Achmad, Iqbal Iqbal, ANALISIS STABILITAS SALURAN TERSIER BATUBASSI DAERAH IRIGASI BANTIMURUNG KABUPATEN MAROS , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 9, Nomor 1, April 2016
- Risnawati Risnawati, Mahmud Achmad, Ahmad Munir, Karakteristik Pintu-pintu Air di Daerah Irigasi Bantimurung Kabupaten Maros , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 1, April 2017
- Sudarmin Sudarmin, Ahmad Munir, Suhardi Suhardi, Study of Land Use as A Conservation Efforts in Calendu River Area of Bantaeng Regency , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 12, Nomor 2, Oktober 2019
- Eva Lusiantorowati, Totok Prawitosari, Mahmud Achmad, EFISIENSI PENYALURAN AIR PADA SALURAN INDUK PEKKABATA DAERAH IRIGASI SADDANG UTARA KABUPATEN PINRANG , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 8, Nomor 2, Oktober 2015
- Erna Anryana, Totok Prawitosari, Mahmud Achmad, Evaluation the Service Level of Tomatoppe weir in the Bajo Irrigation Area, Luwu District , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 12, Nomor 2, Oktober 2019
- Muhammad Qayyum Hamka, Ahmad Munir, Muhammad Tahir Sapsal, Penerapan Fuzzy logic Pada Alat Ukur Kandungan Nutrisi Media Tanam Hidroponik , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 9, Nomor 1, April 2016