Amleni, W. (2024). Pertumbuhan ekspor impor komoditas kopi, teh dan rempah-rempah di daerah perbatasan timur republik indonesia tahun 2017-2021. Jurnal Ekonomi Manajemen, 6(1), 107-112.
AOAC. (2005). Official Methods of Analysis. Association of Official Analytical Chemists. Washington, Benjamin Franklin Station.
Artha, B. A. P., Wulandari Y.W., & Suhartatik N. (2020). Aktivitas antioksidan kopi rempah dengan penambahan kapulaga (Amomum compactum) dan kayu manis (cinnamomum verum). Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan, 5(2), 48-58.
Badan Standardisasi Nasional. (2004). SNI 01-3542-2004. Standar Mutu Kopi Bubuk. Jakarta, Badan Standarisasi Nasional.
Badan Standardisasi Nasional. (2006). SNI 01-2346-2006. Petunjuk Pengujian Organoleptik/Sensori. Jakarta, Badan Standarisasi Nasional.
Direktorat Jendral Perkebunan. (2023). Statistik Perkebunan Indonesia (2022-2023) Kopi. Jakarta, Kementerian Pertanian.
Fanggidae R. E., Fanggidae R. P., & Kamuri K. J. (2019). Productivity factor analysis of timor coffee in coffee industry. Advances in Economics, Business and Management Research, 69, 87-90.
Fatmawati A. H., Adawiyah D. R., & Wulandari. (2021). Optimasi formula produk spreadable gel berbahan dasar biji selasih menggunakan teknik response surface methodology. Agritech, 41(3), 294-304.
Imasakin U., Jannah S. D. R., Agustina R., Hartuti S., & Mechram S. (2023). Analisis organoleptik manisan belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 8(3), 478 – 485.
Kusmiyanti M., Trinovani E., Suryaningthias P., & Rhamadianto M. I. (2023). Penetapan kadar kafein dalam kopi rempah menggunakan metode kromatografi cair kinerja tinggi. Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan, 9(2), 14-19.
Makiso M. U., Tola Y. B., Ogah O., & Endale F. L. 2022. Bioactive compounds in coffee and their role in lowering the risk of major public health consequences: a review. Food Science & Nutrition, 12(1), 734-764.
Mierza V., Irawan D. A. H., Mulidini, Megrian N. O. E., Abbas Z. A., & Zahra A. A. (2022). Pengujian antioksidan dalam senyawa kafein pada tanaman kopi. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(6), 12514-12520.
O’callaghan F., Muurlink O., & Reid N. (2018). Effects of caffeine on sleep quality and daytime functioning. Risk management and healthcare policy, 263-271.
Pradana A., Aisiyah S., & Purwaningsih D. (2024). Optimasi gelling agent pada sediaan gummy candy parasetamol dengan metode simplex lattice design. Jurnal Farmasi, 13(1), 1-12.
Pribatiwi A., & Ridho I. N. (2024). Pemanfaatan potensi kopi dan rempah-rempah pada inovasi produk untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(8), 648-653.
Setiarso P., Bahar A., Muslim S., & Kusumawati N. (2022). Pengaruh penambahan bahan herbal terhadap kadar nutrisi dan kadar kafein pada produk olahan kopi herbal. Prosiding Seminar Nasional Kimia (pp. 39-41).
Setiawan K., Tiri & J. T. K. (2022). Strategi peningkatan added value kopi origin timor pada rantai nilai komoditas kopi di kabupaten timor tengah selatan. Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian Politani.
Sholihah N. M., & Anwar K. (2022). Formulasi jahe (Zingiber officinale) dan kayu manis (Cinnamomum burmannii) sebagai minuman fungsional untuk penurunan derajat dismenorea. Jurnal Teknologi Pangan Kesehatan, 4(2), 75-92.
Tarigan I. L., Munawaroh S., Sutrisno, Yusnaidar, & Latief M. (2023). Liberica coffee enriched with Cinnamon (Cinnamomum verum): synergetic study of sensory, antioxidant activity, and chemical components. Coffee Science ,18(1), 1-14.
Vaelani S. B., Fakih T. M., & Darma G. C. E. (2022). Aktivitas antioksidan senyawa bioaktif kopi (Coffea sp.). Pharmacy, 2(2), 958-965.
Widawati L., Nur’aini H., & Meksi J. (2022). Analisis proses produksi minuman instan jahe, serai, kayu manis “jesika”. Science, Technology and Agriculture Journal, 3(1), 15-22.