Pengaruh Penggunaan Zat Etefon Terhadap Sifat Fisik Pisang Kepok (Musa Paradisiaca L)
Buah pisang menempati posisi pertama dengan produksi dan luas panen tertinggi di Indonesia. Pada tahun 2002 produksinya mencapai 4.384.384 ton dengan nilai ekonomi sebesar Rp 6,5 triliun. Pisang di Indonesia juga dimanfaatkan sebagai bahan baku industri olahan pisang misalnya Pisang Epe, Pisang Ijo, Barongko, Es Palubutung dan tepung pisang. Hal itu menyebabkan tingginya permintaan buah pisang yang sudah matang sehingga pedagang biasanya melakukan pematangan buah dengan metode zat etefon. Sehingga perlu dilakukan efek mutu dan konsentrasi penelitian menggunakan zat etefon dengan formulasi yaitu 10ml, 15ml, 20ml, 25ml, dan 30ml. Buah pisang lalu direndam untuk membandingkan pengaruh banyakanya formulasi zat etefon terhadap perubahan warna (L*, a*, b*) dan bobot buah pisang selama dua minggu penyimpanan. Buah pisang dengan formulasi zat etefon 30ml menunjukkan perubahan pematangan buah pisang cenderung lebih cepat dari pada formulasi lainnya. Hal tersebut terlihat pada nilai L* buah yang cenderung lebih tinggi yaitu 60,18 pada hari ke tiga penyimpanan. Meskipun demikian, nilai a* tertinggi terjadi pada formulasi 15ml yaitu mencapai 15.68 pada hari ke delapan penyimpanan. Sedangkan nilai b* tertinggi terjadi pada buah dengan formulasi 30ml yaitu mencapai 27,35 pada hari ke depalan penyimpanan. Adapun susut bobot tertinggi yaitu 53,06 pada hari ke-14 penyimpanan. Hal ini terjadi pada buah pisang yang digunakan sebagai kontrol yaitu buah yang tidak direndam pada zat etefon.
Most read articles by the same author(s)
- Fitri Andriani, Junaedi Muhidong, Abdul Waris, Evaluasi Model Pengeringan Lapisan Tipis Jagung (Zea Mays L) Varietas Bima 17 dan Varietas Sukmaraga , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 9, Nomor 1, April 2016
- Reni Pratiwi, Abdul Waris, Salengke Salengke, Rancang Bangun Sistem Kendali Kecepatan Putaran Motor Dc Berbasis Logika Fuzzy Untuk Mesin Pengaduk Hasil Pertanian (Studi Kasus Pengadukan Biji Kedelai) , Jurnal Agritechno: Jurnal AgriTechno Vol. 12, Nomor 1, April 2019
- Sari Ramadhani, Junaedi Muhidong, Mursalim Mursalim, Pola Perubahan Dimensi Biji Kopi Arabika (Coffea arabica) Selama Proses Pengeringan , Jurnal Agritechno: Jurnal AgriTechno Vol. 12, Nomor 1, April 2019
- Hastang Hastang, Mursalim Mursalim, Junaedi Muhidong, Mempelajari Sifat Fisik Beras Varietas Padi Cigeulis Dan Inpari – 4 Pada Penggilingan Padi Mobile , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 1, April 2017
- Andi Azizah, Abdul Waris, Muhammad Tahir Sapsal, Application of Fuzzy Logic System in Nutrition Level Measurement in Hydroponic Systems , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 12, Nomor 2, Oktober 2019
- Nur Amaliya Fahdrianty, Abdul Waris, Muhammad Tahir Sapsal, Mempelajari Penerapan Sistem Fuzzy Pada Alat Pemupuk Granula , Jurnal Agritechno: Jurnal AgriTechno Vol. 12, Nomor 1, April 2019
- Hastang Hastang, Mursalim Mursalim, Junaedi Muhidong, Mempelajari Sifat Fisik Beras Varietas Padi Cigeulis Dan Inpari – 4 Pada Penggilingan Padi Mobile , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 9, Nomor 1, April 2016
- Arie Nugroho, Abdul Waris, Junaedi Muhidong, Application of Fuzzy Logic Control System in Fluidized Coffee Roaster , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 15, Nomor 2, Oktober 2022
- Nurhawa Nurhawa, Junaedi Muhidong, Mursalim Mursalim, Perubahan Dimensi Temu Putih (Curcuma zedoaria Berg. Roscoe) Selama Pengeringan , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 9, Nomor 1, April 2016
- sitti aisah, Mursalim Mursalim, Samsuar Samsuar, The Effect of Thickness and Reversal Frequency of Seaweed Gracilaria sp Drying , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno, Vol. 14, Number 1, April 2021