ANALISIS KIMIA KONSENTRAT IKAN GABUS (Ophiocepahlus striatus) DALAM KAPSUL PADA BEBERAPA KONDISI PENYIMPANAN
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstrak
Konsentrat protein ikan dijadikan salah satu metode dalam penyajian ikan yang akan dikonsumsi oleh manusia, dimana protein menjadi elemen utama dan yang terpenting di dalamnya. Ikan gabus memiliki kandungan protein yang tinggi yaitu protein jenis albumin yang sangat baik bagi tubuh manusia utamanya dalam proses penyembuhan luka. Konsentrat protein albumin pada ikan gabus mengandung protein terlarut (albumin) yang tinggi dengan kadar lemak terendah. Pada perlakuan menggunakan pelarut HCl 0,1 M dengan pemanasan pada suhu 50-60oC menghasilkan kandungan albumin sebanyak 20,80% dan kadar lemak yaitu 1,78%. Albumin memiliki sifat larut dalam air sehingga kondisi lingkungan, utamanya suhu, akan mempengaruhi kandungan albumin yang terdapat pada kapsul konsentrat ikan gabus. Selain itu, kandungan lemak tak jenuh yang secara alami terdapat pada daging ikan gabus akan mengalami perubahan struktur kimia dalam berbagai kondisi suhu selama penyimpanan. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh perubahan suhu penyimpanan terhadap kualitas mutu kimia yang terdapat pada konsentrat ikan gabus dalam kapsul yaitu kadar air, kadar abu, kandungan albumin dan TBA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perubahan nyata pada kadar abu, kadar air dan kadar albumin pada suhu penyimpanan 28oC, 43oC maupun 53oC. Sedangkan TBA mengalami peningkatan hingga mencapai pada titik puncak pada penyimpanan minggu kedua di suhu 28oC, minggu ketiga di suhu 43oC dan minggu keenam di penyimpanan suhu 53oC. Hal ini menunjukkan pengaruh lama dan suhu penyimpanan dapat mempengaruhi kualitas kimia konsentrat ikan gabus dalam kapsul.