
Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Analisis Perbandingan Nilai Gizi Nugget Ikan Tuna Fortifikasi Wortel dan Jagung
Comparative Nutritional Analysis of Tuna Nuggets Fortified with Carrot (<i>Daucus carota</i>) and Corn (<i>Zea mays</i>)
Nugget pada umumnya berbahan dasar daging ayam, Akan tetapi seiring dengan perkembangan teknologi, masyarakat mampu mengolah nugget dengan berbagai varian olahan seperti daging sapi hingga ikan.Ikan tuna merupakan jenis ikan yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan nugget. Namun, perlu dilakukan upaya peningkatan nilai gizi melalui penambahan jagung maupun penambahan wortel. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan nilai gizi nugget ikan tuna melalui tiga perlakuan: A (ikan tuna 350 g tanpa fortifikasi), B (ikan tuna 350 g + jagung 250 g), dan C (ikan tuna 350 g + wortel 250 g). Penelitian ini merupakan data kuantitatif yang menggunakan metode penelitian yang berlandaskan positivistic (data konkrit), Penelitian ini menggunakan pengujian proksimat untuk membandingkan nugget ikan tuna dengan penambahan jagung dan dengan penambahan wortel. Hasil menunjukkan kadar air tertinggi pada perlakuan C (57,76%). Kadar protein tertinggi terdapat pada perlakuan A (31,66%), Kadar lemak tertinggi juga pada perlakuan A (4,22%). Secara keseluruhan, Secara keseluruhan, fortifikasi wortel dan jagung meningkatkan profil gizi fungsional meskipun menurunkan protein dan lemak, dengan potensi sebagai nugget rendah lemak dan tinggi kelembapan. Produk memenuhi standar SNI 01-6688-2001 dan direkomendasikan untuk diversifikasi produk pangan berbasis ikan.
Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama
- ravika mutiara, Suhartin Dewi Astuti, EVALUASI MUTU MIE BASAH IKAN TUNA (Thunnus albacares ) DENGAN SUBTITUSI TEPUNG PORANG (Amorphophallus muelleri Blume) SEBAGAI DIVERSIFIKASI PRODUK PANGAN LOKAL , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 17, Nomor 1, April 2024