Article Information
Published 2026-10-31
Pages 96-102
Abstract Views 11
PDF Downloads 5
Full Text ⬇ PDF
Hak Cipta (c) 2026 Gigih Pandu Pangestu, Oke Anandika Lestari, Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi
Keywords
biskuit tepung talas tepung kacang hijau
Vol 19 No 2 (2026): Jurnal Agritechno

Formulasi Biskuit Berbasis Tepung Talas dan Tepung Kacang Hijau

Authors
G
Gigih Pandu Pangestu
Universitas Tanjungpura, Indonesia
O
Oke Anandika Lestari
Indonesia
Y
Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi
Indonesia
Abstract

Biskuit menjadi produk pangan kering yang diperoleh melalui proses pemanggangan adonan berbasis tepung terigu, baik dengan maupun tanpa substitusi bahan lain yang mengandung minyak/lemak serta penambahan bahan pangan lainnya dan bahan tambahan pangan sesuai dan diperbolehkan. Produk biskuit yang beredar di pasaran saat ini umumnya masih bergantung pada tepung terigu sebagai bahan baku utama. Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan adalah dalam bentuk biskuit yang diformulasikan berbasis bahan pangan lokal non-terigu seperti talas dan kacang hijau. Penelitian pembuatan biskuit ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) digunakan formulasi tepung talas:kacang hijau, yaitu 100g:0g; 75g:25g; 50g:50g; 25g:75g; 0g:100g dengan 5 ulangan. Pengolahan data organoleptik dianalisis menggunakan Kruskal-Wallis. Hasil menunjukkan penggunaan tepung talas dan tepung kacang hijau berpengaruh nyata terhadap atribut sensori warna, aroma talas, aroma kacang hijau, tekstur, rasa talas, rasa kacang hijau, dan kesukaan keseluruhan (p<0,05).Perlakuan tepung talas 50g : tepung kacang hijau 50g menghasilkan warna kuning kecokelatan, sedikit beraroma talas, agak beraroma kacang hijau, tekstur keras, sedikit memiliki rasa talas, agak memiliki rasa kacang hijau, dan disukai panelis


Download Statistics
How to Cite
Formulasi Biskuit Berbasis Tepung Talas dan Tepung Kacang Hijau. (2026). Jurnal Agritechno, 19(2), 96-102. https://doi.org/10.70124/at.v19i2.2359
References
Agustin, W. A., Elfi, A. S., &amp; Devi, D. S. (2023). novasi Pembuatan Produk Nugget Analog Berbahan Dasar Tempe dan Jantung Pisang Kepok Sebagai Alternatif Sumber Protein Dan Serat. ood Technology and Halal Science Journal, 6(2), 213-230.
BSN. (2022). Biskuit (SNI 2973:2022). Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
Cahdian, R., Elida, &amp; Gusnita, W. (2017). Pengaruh Substitusi Tepung Talas Terhadap Kualitas Kulit Kue Sus. Jurnal Pendidikan dan Keluarga, 9(2), 83-91.
Deyantari, A. P., Ardian, J., &amp; Jauhari, M. T. (2022). Studi Pembuatan Cookies Dengan Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dan Tepung Biji Kacang Hijau (Vigna Radiata). Nutriology Jurnal: Pangan, Gizi, Kesehatan, 3(1), 1-9.
Gunawan, W., Putra, R. E., Pujo, P., Rohmat, F. I., Hanifah, D. S., Awaliyah, F., . . . Nuradzkia, N. (2025). Determination of Potential in Pratama Taro (Colocasia esculenta (L). Schott var. Pratama) in Sumedang District, Bandung Regency, Indonesia . Journal of Agri-Food Science and Technology , 6(1), 11-21.
Han, E., Ahn, H., Lee, S., &amp; Lee, K. G. (2022). Analysis of volatile compounds of black bean, mung bean, and soybean extracts prepared with distillation under reduced pressure–continuous liquid–liquid extraction and hot water extraction. Chemical and Biological Technologies in Agriculture, 1-12.
Ismail, N. M., Bait, Y., &amp; Kasim, R. (2023). Pengaruh Perbandingan Tepung Talas Dan Tepung Tapioka Terhadap Karakteristik Kimia Dan Organoleptik Biskuit Bebas Gluten . Jambura Journal of Food Technology (JJFT) , 5(1), 32-44.
Kalim, A., Zaheer, M., Siddiqui, M. U., Ahmed, S., &amp; Hassan, M. M. (2021). Nutritional value, Ethnomedicine, Phytochemistry and pharmacology of Vigna radiata (L.) R. Wilczek. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, 10(2), 54-58.
Kamilia, A. N., &amp; Rindiani. (2023). Cookies “Fibite” Tepung Kelapa dan Tepung Kacang Hijau sebagai Makanan Selingan Sumber Serat bagi Penderita Obesitas . The First National Conference On Innovative Agriculture, 196-213.
Lestari, D. S., Siswanti, &amp; Anandito, R. B. (2025). Karakteristik Snack Bar Substitusi Tepung Garut dan Tepung Kedelai sebagai Alternatif Produk Penderita Autisme . Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 18(1), 26-41.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama