ANALISIS STABILITAS SALURAN TERSIER BATUBASSI DAERAH IRIGASI BANTIMURUNG KABUPATEN MAROS
Saluran irigasi merupakan salah satu sumber daya alam yang penting dimana irigasi berfungsi untuk mengairi tanaman pertanian. pada bidang pertanian sumber daya air digunakan bagi tanaman yang dialirkan melalui saluran irigasi, baik saluran irigasi primer, saluran irigasi sekunder, dan saluran irigasi tersier. Sedimentasi dan gerusan dapat menjadi masalah bagi para petani karena menyebabkan dinding saluran tanah tidak stabil dan sehingga mengganggu proses pemberian air untuk tanaman, dan akan mempengaruhi hasil akhir dari proses tanam petani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi stabilitas saluran tersier pada saluran irigasi, Mengetahui berapa besar dinding dan dasar saluran yang mengalami gerusan dan endapan. Metode penelitian ini dengan mengukur kecepatan aliran dan kedalaman saluran di setiap penampang yang telah ditentukan sebelumnya pengukuran ini dilakukan selama 10 kali selama satu masa tanam. Berdasarkan hasil analisis Korelasi antara kecepatan dan perubahan luas penampang menunjukan terjadinya gerusan dan endapan pada dinding dan dasar saluran tanah. Kecepatan aliran, Kedalaman aliran, Shear stress, Froud Number, Reynold Number mempengaruhi terjadinya proses gerusan maupun endapan pada saluran tanah yang menyebabkan dinding saluran tidak stabil. Gerusan pada belokan cenderung terjadi pada sisi tepi luar saluran Gerusan dan endapan menyebabkan dinding dan dasar saluran tanah tidak stabil sehingga perlu dilakukan perawatan pada tiap saluran.
Most read articles by the same author(s)
- Husnul Mubarak, Muhammad Rizal, Iqbal Iqbal, Abdul Waris, Muhammad Tahir Sapsal, Imam Suelfikhar, Design of a Greenhouse Room Temperature and Humidity Control System Using a DHT 22 Sensor , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 15, Nomor 2, Oktober 2022
- Fika Fikria, Mahmud Achmad, Daniel Useng, Pola dan Kapasitas Drainase Daerah Irigasi Bantimurung Kiri , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 1, April 2017
- Kezia Pasa, Mahmud Achmad, Sitti Nur Faridah, Hydrograph Debit Banjir Rencana pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Tallo Makassar dengan Model Hidrologi HEC-HMS , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 2, Oktober 2017
- Risqan Abdillah Gali, Salengke Salengke, Iqbal Iqbal, Penerapan Teknologi Ohmic Heatingpada Fermentasi Biji Kakao (Theobroma cacao L.) , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 2, Oktober 2017
- Hartono Hartono, Iqbal Iqbal, Daniel Useng, Uji Kinerja Aplikator Pupuk Organik Dan Pengaruh Bahan Organik Terhadap Sifat Fisik Tanah Dan Pertumbuhan Tanaman Melon (Cucumis melo L.) , Jurnal Agritechno: Jurnal AgriTechno Vol. 11, Nomor 1, April 2018
- Sitti Zulaeha, Sitti Nur Faridah, Mahmud Achmad, Husnul Mubarak, Prediction of Flow Discharge of Bantimurung Watershed Using HEC-HMS Model , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno, Vol. 13, Number 1, April 2020
- Risnawati Risnawati, Mahmud Achmad, Ahmad Munir, Karakteristik Pintu-pintu Air di Daerah Irigasi Bantimurung Kabupaten Maros , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 1, April 2017
- Eva Lusiantorowati, Totok Prawitosari, Mahmud Achmad, EFISIENSI PENYALURAN AIR PADA SALURAN INDUK PEKKABATA DAERAH IRIGASI SADDANG UTARA KABUPATEN PINRANG , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 8, Nomor 2, Oktober 2015
- Erna Anryana, Totok Prawitosari, Mahmud Achmad, Evaluation the Service Level of Tomatoppe weir in the Bajo Irrigation Area, Luwu District , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 12, Nomor 2, Oktober 2019
- Samsuar, Muhammad Tahir Sapsal, Mahmud Achmad, Husnul Mubarak, Nunik Lestari, Evaluation of Land Suitability of Food Crops Commodities Based on Spatial Data in Tanete Riaja District, Barru Regency , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno, Vol. 13, Number 2, Oktober 2020