Desain dan Pengujian Mekanisme Pemindah Benih Padi dengan Metode Hisap
Kebutuhan tenaga kerja merupakan salah satu penyebab penggunaan atabela sehingga banyak digunakan oleh petani. Dengan menggunakan alat tanam, proses penanaman dapat dilakukan dengan lebih cepat dan tidak membutuhkan banyak tenaga kerja. Alat tanam padi sebaiknya mampu memberikan bibit ataupun benih dengan jumlah 1 batang per titik. Hal ini dapat mengefisienkan penggunaan benih selain dapat meningkatkan produktifitas tanaman padi. Vacuum seeder merupakan alat yang digunakan untuk penyemaian benih, alat ini memanfaatkan tekanan udara untuk menghisap dan menempatkan benih secara tepat 1 benih per titik. Pengembangan dari vacuum seeder adalah needle seeder. Penabur benih ini menghasilkan tingkat presisi yang lebih baik. Namum belum ada penerapan pada benih padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara penerapan sistem needle seeder dalam menjatah benih padi khususnya pada mekanisme pemindah benih padi. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengembangkan sistem alat tanam benih langsung yang telah ada. Berdasarkan pengujian tanpa perlakuan pada posisi benih pada tekanan hisap 61 - 14 kPa persentase 1 benih terhisap sebanyak 59%, persentase 2 benih sebanyak 34%, persentase 3 benih sebanyak 3% dan persentase 0 benih terhisap sebanyak 3%. Pengujian dengan perlakuan pada posisi benih pada tekanan hisap 61 - 3 kPa diperoleh persentase 1 benih terhisap sebanyak 100%, persentase 2 benih sebanyak 0% dan persentase 0 benih terhisap sebanyak 0%. Sedangkan pengujian dengan perlakuan pada wadah pada tekanan hisap 61 - 2 kPa persentase 2 benih terhisap sebanyak 4%, persentase 1 benih terhisap sebanyak 96% dan persentase 0 benih terhisap sebanyak 0%. Sehingga tekanan hisap yang dibutuhkan untuk menarik tepat satu benih adalah pada tekanan hisap 61 - 2 kPa atau 0,5586 - 0,0196 atm. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa mekanisme pemindah benih padi menghasilkan keluaran yang presisi dengan jumlah benih terhisap 1 benih.
Most read articles by the same author(s)
- Andi Azizah, Abdul Waris, Muhammad Tahir Sapsal, Application of Fuzzy Logic System in Nutrition Level Measurement in Hydroponic Systems , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 12, Nomor 2, Oktober 2019
- Muhammad Tahir Sapsal, Muhammad Fadlian, Salengke Salengke, Development of Rice Seed Planting Tool (ATABELA) using The Vacuum Method , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno, Vol. 14, Number 1, April 2021
- Samsuar Samsuar, Muhammad Tahir Sapsal, Analisis Ketersediaan Air pada DAS Kelara dalam Mendukung Program Percetakan Sawah Baru di Kabupaten Jeneponto , Jurnal Agritechno: Jurnal AgriTechno Vol. 11, Nomor 1, April 2018
- Rusmiati Rustam, Salengke Salengke, Junaedi Muhidong, Karakteristik pengeringan dan perubahan warna cabai Katokkon (capsicum annuum L. Var. Sinensis) , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 9, Nomor 2, Oktober 2016
- Rizka Dwi Putrianti, Salengke Salengke, Supratomo Supratomo, PENGARUH LAMA PENYIMPANAN BATANG SORGUM MANIS (Sorghum bicolor (L.) Moench) TERHADAP RENDEMEN DAN BRIX NIRA YANG DIHASILKAN , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 9, Nomor 2, Oktober 2016
- Nur Amaliya Fahdrianty, Abdul Waris, Muhammad Tahir Sapsal, Mempelajari Penerapan Sistem Fuzzy Pada Alat Pemupuk Granula , Jurnal Agritechno: Jurnal AgriTechno Vol. 12, Nomor 1, April 2019
- Muhammad Qayyum Hamka, Ahmad Munir, Muhammad Tahir Sapsal, Penerapan Fuzzy logic Pada Alat Ukur Kandungan Nutrisi Media Tanam Hidroponik , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 9, Nomor 1, April 2016
- Samsuar, Muhammad Tahir Sapsal, Mahmud Achmad, Husnul Mubarak, Nunik Lestari, Evaluation of Land Suitability of Food Crops Commodities Based on Spatial Data in Tanete Riaja District, Barru Regency , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno, Vol. 13, Number 2, Oktober 2020
- Muhammad Tahir Sapsal, Samsuar Samsuar, Variable Rate Granular Fertilizer for Corn Plants , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno, Vol. 13, Number 1, April 2020
- Kaslam Kaslam, Salengke Salengke, Helmi A. Koto, Isothermy Sorpsion And Broken Power Of Pulut Corn Chip , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno, Vol. 13, Number 1, April 2020