Karakteristik Fisik Briket Tempurung Kelapa Menggunakan Perekat Tepung Tapioka

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Ansar Ansar
Diah Ajeng Setiawati
Murad Murad
Baiq Sulasi Muliani

Abstrak

Briket merupakan salah satu biomassa bahan bakar alternatif sebagai pengganti energi fosil. Untuk menghasilkan briket yang berkualitas tinggi dibutuhkan alat cetak yang efektif dan efisien. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perlakuan yang terbaik pada pembuatan briket dari tempurung kelapa. Pembuatan briket dilakukan dengan menggunakan 4 variasi pemompaan, yaitu 4, 6, 8, dan 12 kali. Parameter yang diamati adalah kekerasan, persentase kehancuran, kadar air, dan nyala api briket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket tempurung kelapa yang paling baik terdapat pada perlakuan pemompaan 12 kali dengan kekerasan 27,7 kg/cm2, persentase kehancuran 18,50%, kadar air 4,55% dan nyala api 112,61 menit. Sedangkan kualitas paling jelek diperoleh pada pemompaan 4 kali dengan kekerasan 16,5 kg/cm2, persentase kehancuran 43,36%, kadar air 7,92%, dan nyala api 111,34 menit.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Karakteristik Fisik Briket Tempurung Kelapa Menggunakan Perekat Tepung Tapioka. (2020). Jurnal Agritechno, 13(1), 1-7. https://doi.org/10.70124/at.v13i1.227

Cara Mengutip

Karakteristik Fisik Briket Tempurung Kelapa Menggunakan Perekat Tepung Tapioka. (2020). Jurnal Agritechno, 13(1), 1-7. https://doi.org/10.70124/at.v13i1.227

Referensi

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama