Pendugaan Umur Simpan Daun Bawang (Allium Fistulosum L.) Terolah Minimal menggunakan Metode ASLT (Accelerated Shelf Life Test) Model Arrhenius
Pengolahan minimal daun bawang (Allium fistulosum L.) telah menjadi populer dalam industri makanan. Metode pengolahan minimal menawarkan keuntungan dalam mempertahankan karakteristik nutrisi dan organoleptik dari daun bawang. Namun, perubahan kualitas selama penyimpanan menjadi tantangan signifikan dalam memastikan keberlanjutan dan kualitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menilai perubahan kualitas pada daun bawang yang mengalami pengolahan minimal menggunakan metode Accelerated Shelf Life Test (ASLT) dengan model Arrhenius, dan 2) menentukan umur simpan daun bawang yang mengalami pengolahan minimal menggunakan metode ASLT dengan model Arrhenius. Metode ASLT diterapkan dengan variasi suhu penyimpanan yang dipercepat untuk mempercepat perubahan kualitas produk. Model Arrhenius digunakan untuk menganalisis kinetika reaksi yang terjadi selama penyimpanan yang dipercepat, memberikan prediksi umur simpan yang akurat. Estimasi umur simpan dilakukan menggunakan daun bawang yang dikemas dengan plastik wrap, plastik HDPE, dan plastik PP, disimpan pada suhu 10°C dan 30°C selama 9 hari dengan pengamatan setiap 3 hari. Data dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) dengan tingkat kepercayaan 5%. Jika hasil ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan, uji Honest Significant Difference (HSD) dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada suhu 10°C, daun bawang yang disimpan dalam kemasan plastik wrap menunjukkan tingkat kerusakan tertinggi dibandingkan dengan kemasan HDPE dan PP. Sementara itu, pada suhu 30°C, daun bawang yang mengalami pengolahan minimal dalam kemasan HDPE mengalami tingkat kerusakan tertinggi dibandingkan dengan plastik wrap dan kemasan PP. Estimasi umur simpan menggunakan metode ASLT dengan model Arrhenius menunjukkan bahwa umur simpan daun bawang dalam kemasan wrap pada suhu 10°C cenderung lebih lama dibandingkan dengan metode kemasan lainnya. Temuan ini memberikan wawasan tentang stabilitas produk daun bawang yang mengalami pengolahan minimal dan memberikan dasar untuk pengembangan strategi penyimpanan yang optimal. Penerapan ASLT dengan model Arrhenius dapat membantu industri pengolahan makanan dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas produk, khususnya pada produk daun bawang yang mengalami pengolahan minimal.
Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama
- Kavadya Syska, Ika Nur Arifah, Ropiudin Ropiudin, Akmal Auladi Najib, Risfa Aulia, Syella Aditya Ayuningtyas, Kholifatun Istiqomah, Restu Aji Saripwijaya Pranoto, Ahmad Hakim, Sorpsi Isotermik Daun Krokot (Portulaca oleracea L.) dan Pendugaan Umur Simpan dengan Metode Accelerated Shelf Life Test (ASLT) Model Arrhenius , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 18, Nomor 1, April 2025
- Andri Susanto, Kavadya Syska, Ropiudin Ropiudin, Asti Dewi Nurhayati, Kholifatun Istiqomah, Risfa Aulia, Ahmad Luqman Hakim, Diyah Palupi Estiningrum, Khasan Maskuri, Akmal Auladi Najib, Choerul Insani, Ilyas Subekti, Laelatul Qodriyah, Syella Aditya Ayuningtyas, Yulia Eva Alfiana, Rina Sukesi, Inarotul Zahroh, Restu Aji Saripwijaya Pranoto, KARAKTERISTIK NUGGET IKAN YANG DIPERKAYA DENGAN DAUN BELUNTAS (Pluchea indica L.) SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 17, Nomor 1, April 2024