Pengeringan Passive Irisan Umbi Uwi (Dioscorea alata L.)
Pengeringan passive merupakan mekanisme pengeringan yang memanfaatkan sinar matahari pada suatu ruang pengering dengan mekanisme aliran udara secara alami. Alat yang digunakan adalah passive solar box dryer tipe direct. Pengeringan passive tipe direct merupakan mekanisme pengeringan pada suatu ruang pengering dengan mekanisme aliran udara dimana sinar matahari masuk secara langsung pada ruang pengering. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pola penurunan kadar air dan moisture ratio uwi (Dioscorea alata L.) serta model pengeringan yang sesuai. Pengeringan passive irisan umbi uwi dilakukan dengan dua tahap. Data pengeringan pertama digunakan untuk menentukan model pengeringan yang paling sesuai (R2 terbesar). Sedangkan data pengeringan kedua digunakan untuk memvalidasi keakuratan prediksi model yang diperoleh. Proses pengeringan dilakukan dengan menempatkan sampel pada bagian atas, tengah, dan bawah ruang pengering. Sampel yang digunakan dua jenis uwi yakni uwi putih dan uwi ungu dengan ukuran 3x3x1 cm. Model yang dievaluasi kesesuaiannya adalah model Newton, Henderson & Pabis, dan Page. Hasil analisis menunjukkan bahwa model Page dengan persamaan MR = exp (-ktn) merupakan model yang paling sesuai untuk menggambarkan pola penurunan kadar air dan moisture ratio uwi. Nilai-nilai konstanta persamaan Page yang diperoleh sebagai berikut: k = 0,187249,
n = 1,17272 dan R2 = 0,999403.
Kata Kunci: Uwi, Pengeringan, Model Pengeringan, Kadar Air.
Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama
- Muhammad Fachruri, Junaedi Muhidong, Muhammad Tahir Sapsal, Analisis Pengaruh Suhu dan Kelembaban Ruang terhadap Kadar Air Benih Padi di Gudang Penyimpanan PT. Sang Hyang Seri , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 12, Nomor 2, Oktober 2019
- Miftahul Jannah, Junaedi Muhidong, Mursalim Mursalim, Karateristik Fisik Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum) , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno, Vol. 13, Nomor 1, April 2020
- Rizka Amaliah, Junaedi Muhidong, Muhammad Tahir Sapsal, Karakteristik Penurunan Kadar Air dan Perubahan Volume Bengkoang (Pachyrizus erosus) Selama Pengeringan , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 1, April 2017
- Fani Lande Pakiding, Junaedi Muhidong, Olly Sanny Hutabarat, PROFIL SIFAT FISIK BUAH TERUNG BELANDA (Cyphomandra betacea) , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 8, Nomor 2, Oktober 2015
- Husnul Mubarak, Muhammad Rizal, Iqbal Iqbal, Abdul Waris, Muhammad Tahir Sapsal, Imam Suelfikhar, Design of a Greenhouse Room Temperature and Humidity Control System Using a DHT 22 Sensor , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 15, Nomor 2, Oktober 2022
- Fitri Andriani, Junaedi Muhidong, Abdul Waris, Evaluasi Model Pengeringan Lapisan Tipis Jagung (Zea Mays L) Varietas Bima 17 dan Varietas Sukmaraga , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 9, Nomor 1, April 2016
- Sari Ramadhani, Junaedi Muhidong, Mursalim Mursalim, Pola Perubahan Dimensi Biji Kopi Arabika (Coffea arabica) Selama Proses Pengeringan , Jurnal Agritechno: Jurnal AgriTechno Vol. 12, Nomor 1, April 2019
- Hastang Hastang, Mursalim Mursalim, Junaedi Muhidong, Mempelajari Sifat Fisik Beras Varietas Padi Cigeulis Dan Inpari – 4 Pada Penggilingan Padi Mobile , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 10, Nomor 1, April 2017
- Indi Indahdiah Nurharini, Supratomo Supratomo, Junaedi Muhidong, Pengaruh Waktu Panen Batang Sorgum Manis (Sorghum bicolor (L) Moench) Terhadap Nira Yang Dihasilkan , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 9, Nomor 2, Oktober 2016
- Rusmiati Rustam, Salengke Salengke, Junaedi Muhidong, Karakteristik pengeringan dan perubahan warna cabai Katokkon (capsicum annuum L. Var. Sinensis) , Jurnal Agritechno: Jurnal Agritechno Vol. 9, Nomor 2, Oktober 2016