Pendugaan Umur Simpan Jambu Kristal (Psidium guajava L.) Terolah Minimal menggunakan Metode ASLT (Accelerated Shelf Life Test) Model Arrhenius

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Yulia Eva
Kavadya Syska
Asti Dewi Nurhayati

Abstrak

Pendugaan umur simpan memainkan peran penting dalam memastikan kualitas dan keamanan produk pangan. Popularitas yang meningkat dari jambu kristal yang diproses secara minimal (Psidium guajava L.) dalam industri makanan menyoroti perlunya memahami dan mengoptimalkan umur simpannya. Produk yang diproses secara minimal menawarkan keunggulan dengan mempertahankan kualitas sensoris dan nilai gizi buah sementara meminimalkan penggunaan bahan pengawet dan perlakuan panas yang dapat mengorbankan karakteristik bawaan buah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai perubahan kualitas pada jambu kristal yang diproses secara minimal menggunakan Accelerated Shelf Life Test (ASLT) dengan model Arrhenius dan untuk memperkirakan umur simpannya di bawah kondisi penyimpanan yang berbeda. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua faktor: jenis kemasan (PP, HDPE, Wrapping) dan suhu penyimpanan (10˚C dan 30˚C). Parameter yang diteliti adalah kadar air. Temuan menunjukkan bahwa pada 10˚C, kemasan HDPE menunjukkan kadar air tertinggi pada hari ke-9 dibandingkan kemasan Wrapping, mencapai 23,67. Pada 30˚C, kadar air tertinggi diamati dengan kemasan HDPE, mencapai 33,27%, sementara kemasan Wrapping mencatat yang terendah pada 18,6%. Hasil ini memberikan wawasan berharga tentang pengaruh kemasan dan kondisi penyimpanan terhadap kadar air jambu kristal yang diproses secara minimal. Implikasi praktis dari penelitian ini melibatkan industri makanan, memberikan panduan untuk mengoptimalkan distribusi dan manajemen inventaris berdasarkan umur simpan yang diprediksi. Memahami faktor-faktor ini meningkatkan efisiensi perencanaan produksi dan memastikan bahwa produk tetap mempertahankan kualitasnya sepanjang periode penyimpanan yang diinginkan, memenuhi harapan konsumen untuk hasil pertanian yang segar dan berkualitas tinggi.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Pendugaan Umur Simpan Jambu Kristal (Psidium guajava L.) Terolah Minimal menggunakan Metode ASLT (Accelerated Shelf Life Test) Model Arrhenius. (2023). Jurnal Agritechno, 16(2), 132-140. https://doi.org/10.70124/at.v16i2.1194

Cara Mengutip

Pendugaan Umur Simpan Jambu Kristal (Psidium guajava L.) Terolah Minimal menggunakan Metode ASLT (Accelerated Shelf Life Test) Model Arrhenius. (2023). Jurnal Agritechno, 16(2), 132-140. https://doi.org/10.70124/at.v16i2.1194

Referensi

  1. Agustin, N.I. 2017. Penentuan Umur Simpan Dengan Metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) dan Analisis Proksimat Pada Minuman Rumput Laut [skripsi]. 2018, Surabaya, Fakultas Ilmu Alam, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
  2. Astuti, S., Sri, S., & Rini, S. (2017). Pendugaan Umur Simpan Bahan Makanan Campuran (BMC) dari Tepung Sukun. [Prosiding] Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian. Politeknik Negeri Lampung. ISBN 978-602-70530-6-9 halaman 150-160.
  3. Damayanti, N.T. 2016. Potensi Pengembangan Anaman Jambu Kristal (Psidium guajava L) Berdasarkan Aspek Agroklimat di Jawa Barat. [Skripsi] Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pertanian Bogor.
  4. Fadhilah, A. (2018). Karakterisasi Tanaman Jambu Biji (Psidium guajava L.) di Desa Namoriam Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Medan: Universitas Negeri Medan. ISSN 2656-1670.
  5. Harris, H. & Fadli, M. (2014). Penentuan umur simpan (Shelf Life) pundang seluang (Rasborasp) yang dikemas menggunakan kemasan vakum dan tanpa vakum. Jurnal Saintek Perikanan, 2 (5): 11-14.
  6. Herawati. (2014). Pemanfaatan Ekstrak Biji Alpukat (Persea americana Mill) Sebagai Bioinhibitor Korosi Pada Logam Baja Karbon. [Tesis] Politeknik Negeri Sriwijaya.
  7. Herawati. (2017). Pendugaan umur simpan keripik pisang salut cokelat “purbarasa” berdasarkan angka Thio Barbituric Acid (TBA) dengan Metode Accelerated Shelf Life Test (ASLT) model Arrhenius. J Reaktor, 17(3): 118-125.
  8. Khuniati & Estiasih, T. 2015. Pengaruh konsentrasi natrium benzoat dan kondisi pasteurisasi (suhu dan waktu) terhadap karakteristik minuman sari buah apel berbagai varietas. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 3(2): 523-529.
  9. Nuraini, V. & Widanti, Y.A. (2020). Pendugaan umur simpan makanan tradisional berbahan dasar beras dengan metode Accelerated Shelf-Life Testing (ASLT) melalui pendekatan arrhenius dan kadar air kritis. Jurnal Agroteknologi, 14(02): 189-198.
  10. Rahmi, Z. & Tambunan, H.S. (2013). Pemanfaatan Biji Alpukat (Persea Americana Mill) sebagai Bahan Pembuat Pati. Program Studi Agroekoteknologi. Fakultas Pertanian UMSU: Medan.
  11. Syska, K. & Ropiudin. (2020). Perpindahan Panas pada Pengering Tipe Drum Berputar pada Kondisi Tanpa Beban. Agroteknika, (3)1: 1-15.
  12. Syska, K., & Ropiudin, R. (2023a). Drying Characteristics and Hedonic Quality of Crystal Coconut Sugar using Rotating Rack Type Dryer with Energy Source from Thermal Waste and Biomass. Jurnal Agritechno, 16(1): 19–28.
  13. Syska, K., & Ropiudin, R. (2023b). Study of "Green Manufacturing" on Rural Crystal Coconut Sugar SMEs. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 11(1): 13–27.
  14. Willy, W. & Nurjanah, S. (2019). Pengaruh kemasan produk dan rasa terhadap minat beli yang berdampak pada keputusan pembelian pelanggan minuman energi. Jurnal Ilmu Manajemen. 8(2): 65-74.
  15. Yuliasih, I., Sugiarto, S., & Mawaddah, H.A. (2022). Minimally process pada daun kale (Brassica oleracea var. acephala). Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 32(3): 264-272.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>